Soal Penenggelaman Kapal, Jokowi Dukung Luhut Maupun Susi

Presiden Jokowi mengunjungi objek wisata Pantai Kuta, Bali, 22 Desember 2017. Kunjungan Presiden Jokowi tersebut untuk mengetahui kondisi pariwisata di kawasan Kuta. Twitter.com/@Jokowi

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya menyatakan sikap soal perdebatan penenggalaman kapal antara Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Kelauatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Ia berkata, dirinya mendukung argumen keduanya.

"Setiap menteri pasti memiliki kebijakan dan kebijakan itu pasti untuk kebaikan. Gak ada untuk menjelek-jelekkan. Semua saya dukung," ujar Presiden Joko Widodo saat dicegat awak media di Rakernas Kementerian Agraria, Rabu, 10 Januari 2018.

Sebagaimana telah diberitakan, perkara penenggalaman kapal tengah menjadi sorotan. Semuanya bermula dari Luhut yang menyarankan Susi untuk berhenti mengebom atau menenggelamkan kapal. Sebab, menurut Luhut, kapal yang biasa ditenggelamkan Susi bisa disita sebagai aset negara dan Susi bisa fokus ke hal lain seperti peningkatan ekspor ikan.

Baca juga: Dilarang Tenggelamkan Kapal, Susi Pudjiastuti: No Comment

Susi diduga mengira Luhut melarangnya untuk menenggelamkan kapal. Dalam cuitannya di media sosial Twitter, ia mengatakan bahwa penenggelaman kapal dizinkan oleh UU Perikanan dan hal itu harus disosialisasikan ke publik.

Sorotan ke perkara itu meningkat ketika Wakil Presiden Jusuf Kalla mengomentari perdebatan keduanya. Pria yang akrab disapa JK itu mengatakan bahwa UU Perikanan tidak menyatakan bahwa kapal illegal itu harus ditenggelamkan. Hal itu diatur dalam UU Perikanan Pasal 69 ayat 4 yang menegaskan bahwa penegak hukum dapat menenggelamkan kapal, tapi tak diharuskan.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa penenggelaman kapal yang biasa dilakukan Susi tidak salah. Sebab, hal itu memang diperlukan untuk penegakan hukum dan memberikan efek jera.

Nah, apa yang dikatakan Luhut juga tidak salah di mata Presiden Joko Widodo. Ia berkata, konsentrasi ke pengolahan ikan juga perlu di samping penenggelaman, terutama untuk mendorong ekspor ikan yang turun.

Baca juga: Dua Tahun Jokowi-JK, KKP Tenggelamkan Lebih dari 200 Kapal

"Makanya saya bilang ke Ibu Susi, sekarang konsentrasinya ke industri pengolahan ikan, terutama yang mendorong ekspor karena ekspornya lagi turun," ujar Presiden Jokowi.

Salah seorang sumber Tempo di pemerintahan menyatakan bahwa Presiden Jokowi sudah mengingatkan Luhut dan Susi soal masalah penenggelaman kapal ini. Harapannya, miskomunikasi yang terjadi bisa selesai dan tidak lagi terjadi perdebatan.






Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

3 jam lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

5 jam lalu

Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

Program pengalihan kompor elpiji 3 kilogram milik masyarakat menjadi kompor listrik kandas di tengah jalan. Apa sebabnya?


Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

10 jam lalu

Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

Presiden Jokowi menyentil pejabat negara yang memamerkan aktivitas melancongnya ke luar negeri di media sosial. Menurut Jokowi, kegiatan para pejabat itu membuat devisa lari ke luar negeri.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

10 jam lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

10 jam lalu

DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

MRT Jakarta telah meminta penyertaan modal daerah Rp 1,7 triliun untuk mengakuisisi PT KCI. Kondisi fiskal terkendala pandemi Covid-19.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

11 jam lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

11 jam lalu

Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

Jokowi menjelaskan, infrastruktur dibutuhkan karena merupakan fondasi bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

12 jam lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

12 jam lalu

Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih memiliki daya belanja yang besar hingga kuartal IV - 2022. Ini untuk menopang ekonomi hingga akhir tahun supaya bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022.


Istana Ganti Ponsel Sabrila, Siswi SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Jokowi

12 jam lalu

Istana Ganti Ponsel Sabrila, Siswi SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Jokowi

Pihak Istana Kepresidenan mengganti ponsel milik Sabrila, siswi SMA di Buton Selatan yang ponselnya rusak saat mengejar rombongan Presiden Jokowi.