Bentuk SDM Berkompeten, STPI Audiensi dengan Gubernur Aceh

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • STPI Curug melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Aceh tentang pembibitan putra daerah di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 9 Januari 2018. (dok Dep Perhubungan)

    STPI Curug melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Aceh tentang pembibitan putra daerah di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 9 Januari 2018. (dok Dep Perhubungan)

    INFO NASIONAL -- Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Aceh tentang pembibitan putra daerah di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 9 Januari 2018.

    Ketua STPI Novyanto Widadi menyatakan, audiensi ini merupakan langkah awal dalam pemenuhan SDM aparatur berkompeten di Aceh. "Sesuai dengan arahan Kepala BPSDMP, kita diminta menyelenggarakan pola pembibitan untuk pemenuhan aparatur di daerah, ini baru langkah awal, kita audiensi untuk pembibitan putra daerah Aceh yang akan kita didik dan kompetensinya bisa dimanfaatkan di Aceh," ujanya.

    Novy menambahkan, pertemuan dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, akan memperbesar peluang bagi warga Aceh untuk mengenyam pendidikan vokasi bidang penerbangan. "Tentu saja ini akan menciptakan peluang besar bagi warga Aceh untuk mengikuti diklat transportasi, khususnya penerbangan," katanya.

    Fokus pola pembibitan ini, menurut Novy, untuk pemenuhan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di pemerintahan daerah. "Pola pembibitan itu untuk memenuhi kebutuhan ASN di daerah Aceh, khususnya bidang penerbangan," ucapnya.

    Mengenai program studi (prodi) yang akan dikerjasamakan, Novy menjelaskan akan dibahas lebih lanjut. "Prodi apa nanti yang akan dikerjasamakan, akan kita bahas lebih rinci nanti, yang pasti sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah," tuturnya.

    Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) DjokoSasono, meminta agar setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) menggali potensi kerja sama pola pembibitan untuk mengisi formasi di pemerintahan. "Saya minta setiap UPT terutama yang menyelenggarakanpendidikan dan pelatihan pembentukan untuk menjajaki kerja sama dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pola pembibitan," ujanya.

    Djoko juga menjelaskan pola pembibitan ini merupakan salah satu upaya menciptakan transportasi yang andal di semua daerah di Indonesia. "Ini kan untuk ASN di daerah. Jadi, kalau pemerintahan diisi dengan SDM yang berkompeten tentunya penataan transportasi akan lebih baik," katanya.

    Djoko juga menerangkan UPT di bawah lembaga yang dia pimpin saat ini sudah bekerja sama dengan 93 pemerintah daerah. "Sampai saat ini, sudah kerja sama dengan 93 pemerintah daerah, 11 pemerintah provinsi, dan 82 pemerintah kabupaten atau kota. Ini dilakukan STTD Bekasi dan semua UPT, baik darat, laut, maupun udara, saya minta aktif menjajaki peluang kerja sama serupa," ucapnya.

    Selain menjajaki kerja sama Pola Pembibitan, STPI juga menawarkan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) kepada Gubernur Aceh. Novy menjelaskan pihaknya mendapat mandat mendiklatkan 4.050 masyarakat pada 2018 ini. "Kita dapat tugas mendiklatkan 4.050 orang dan saya juga tawarkan warga Aceh agar bisa memanfaatkan program tersebut," tuturnya.

    Mengenai tanggapan Pemerintah Daerah Aceh, Novy menyatakan Aceh siap mendukung dan akan menindaklanjuti pertemuan tersebut. "Prinsipnya Pak Gubernur menyambut baik, tentunya nanti akan ada pembicaraan teknis mengenai program tersebut, baik Pola Pembibitan maupun DPM," katanya.

    Selama 2017, BPSDMP telah mendiklatkan 52.427 masyarakat melalui program DPM. Pada 2018, BPSDMP kembali menyelenggarakan program ini untuk 100.000 peserta. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.