Saifullah Yusuf Buka Peluang Diusung Gerindra, PAN, dan PKS

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saifullah Yusuf. Dok. TEMPPO//Fully Syafi

    Saifullah Yusuf. Dok. TEMPPO//Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Bakal calon Gubernur yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul tak menutup kemungkinan adanya kerja sama dengan partai lain dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018. “Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin,” kata Gus Ipul di depan rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kawasan Teuku Umar, Jakarta, Senin, 8 Desember 2018.

    Menurut Gus Ipul, komunikasi politik tetap terjalin dengan beberapa partai yang berniat mendukung dia seperti Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional.

    Baca juga: Besok, PDIP Umumkan Pengganti Azwar Anas untuk Dampingi Gus Ipul

    Gus Ipul mengatakan berbagai wacana politik yang sebelumnya muncul tetap berpotensi direalisasikan ke depannya. Beberapa waktu lalu, Presiden PKS Sohibul Iman mengajukan nama calon pendamping Gus Ipul. Kepada Tempo, Sohibul mengatakan bersama Partai Amanat Nasional partainya mengajukan Bupati Bojonegoro Suyoto atau Kang Yoto.

    Sementara Partai Gerindra, kata Sohibul, mengajukan Laksamana Madya TNI (Purn) Moekhlas Sidik kepada Gus Ipul. “Iya (nama-nama tersebut diajukan) sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Timur,” kata Sohibul kepada Tempo melalui pesan pendek. “Gus Ipul diminta memilih salah satunya.”

    Sebelumnya, PDIP dan PKB telah mendeklarasikan dukungan kepada duet Saifullah Yusuf atau Gus Ipul-Abdullah Azwar Anas sebagai calon gubernur da wakil gubernur dalam Pilkada Jatim. Namun, Sabtu, 6 Januari kemarin, Azwar menyatakan pengunduran diri setelah foto syur yang diduga merupakan dirinya tersebar.

    Hari ini, Saifullah Yusuf bertemu dengan Megawati di kediamannya. Dalam pertemuan tadi, kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Gus Ipul menyampaikan pesan-pesan dari para kiai Nahdlatul Ulama kepada Megawati. Kata Hasto, para kiai merekomendasikan beberapa nama. Meski begitu, mereka sepenuhnya menyerahkan pemilihan calon pendamping Gus Ipul kepada Megawati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.