Wali Kota Batu Eddy Rumpoko Segera Jalani Persidangan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus suap proyek di Batu, Eddy Rumpoko bersiap menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, 4 Desember 2017. Wali Kota Batu nonaktif itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Edi Setiawan terkait kasus dugaan suap pembangunan proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Batu tahun anggaran 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    Tersangka kasus suap proyek di Batu, Eddy Rumpoko bersiap menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, 4 Desember 2017. Wali Kota Batu nonaktif itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Edi Setiawan terkait kasus dugaan suap pembangunan proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Batu tahun anggaran 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi segera melimpahkan berkas tahap dua Wali Kota Batu Eddy Rumpoko ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Jawa Timur. Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan berkas dapat dilimpahkan ke penuntutan akhir pekan ini.

    "Direncanakan akhir minggu ini dilakukan pelimpahan tahap dua. Kami harap setelah ini proses akan berjalan maksimal sehingga dapat segera diajukan ke persidangan," kata Febri di kantornya, di Jakarta, Senin 8 Januari 2017.

    Baca: KPK Periksa Pembina Arema untuk Kasus Eddy Rumpoko

    Hari ini, Eddy menjalani pemeriksaan tahap akhir untuk melengkapi berkas perkara. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap Filipus Djap di Rumah Tahanan Klas I Surabaya. "Sedangkan saksi Yunedi yang merupakan supir wali kota Batu belum jadi diperiksa karena sakit," kata Febri.

    Eddy Rumpoko menjadi tersangka dalam dugaan suap proyek belanja modal dan pengadaan mebel di Pemerintah Kota Batu Tahun Anggaran 2017. Nilai proyeknya Rp 5,26 miliar. Kepala Bagian ULP Pemerintah Kota Batu Edi Setyawan dan pengusana Filipus, yang diduga sebagai pemberi uang, juga ditetapkan sebagai tersangka.

    Eddy Rumpoko dan Edi Setyawan dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Baca: Rekam Jejak Eddy Rumpoko, Wali Kota Batu Kena OTT KPK

    Sementara itu Filipus sebagai pihak yang memberi suap dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.