Marzuki Alie Mengaku Telah Memaafkan 3 Terpidana Kasus E-KTP

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua DPR Marzuki Alie (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 9 Agustus 2017. Marzuki Alie diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan e-KTP untuk tersangka Setya Novanto. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Mantan Ketua DPR Marzuki Alie (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 9 Agustus 2017. Marzuki Alie diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan e-KTP untuk tersangka Setya Novanto. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Marzuki Alie, mengatakan pelaporannya terhadap terpidana kasus kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Andi Agustinus alias Andi Narogong, tidak dapat ditindaklanjuti Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Alasannya, Andi telah menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi.

    Keterangan ini didapatkan setelah berkomunikasi dengan Bareskrim Mabes Polri. "Katanya ada kesepakatan kalau ada kasus korupsi yang didahulukan kasus korupsinya sehingga laporan saya itu ditunda," kata Marzuki di kantor KPK, Jakarta, Senin, 8 Januari 2017.

    Baca juga: Kasus E-KTP, Marzuki Alie Membantah Bahas Proyek dengan Novanto

    Marzuki juga sempat melaporkan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto. Marzuki melaporkan ketiganya ke Bareskrim atas dugaan kasus pencemaran nama baik setelah namanya disebut dalam dakwaan.

    Selain itu, Marzuki menuding ketiganya sengaja memberikan informasi palsu kepada penguasa. Menurut politikus Partai Demokrat itu, Andi melanggar pasal 317 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pemberitahuan Palsu.

    Marzuki mengklaim telah memaafkan ketiganya setelah mereka menjadi terpidana kasus korupsi e-KTP. "Saya maafkan semua. Tapi, kalau saya masih dituduh juga, saya minta Bareskrim tindaklanjuti," ucapnya.

    Baca juga: Kasus E-KTP, Marzuki Alie: Tak Kenal Irman, Sugiharto, Narogong

    Hari ini, Marzuki Alie diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo. Ia mengaku tak mengenal Anang, yang juga bos PT Quadras Solution, perusahaan yang tergabung dalam konsorsium pemenang proyek e-KTP. "Enggak pernah ketemu, ya, enggak kenal," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.