Anies Baswedan Deklarasikan Gerakan Kebangkitan Indonesia

Reporter:
Editor:

Wahyu Dhyatmika

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat hadir dalam acara Deklarasi Gerakan Kebangkitan Indonesia dan Peresmian Rumah Kebangkitan Indonesia di Gedung Is Plaza Jakarta Timur, 7 Januari 2018.  MAGANG TEMPO/Wildan Aulia Rahman.

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat hadir dalam acara Deklarasi Gerakan Kebangkitan Indonesia dan Peresmian Rumah Kebangkitan Indonesia di Gedung Is Plaza Jakarta Timur, 7 Januari 2018. MAGANG TEMPO/Wildan Aulia Rahman.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendeklarasikan Gerakan Kebangkitan Indonesia bersama sejumlah aktivis serta intelektual untuk memerangi kemiskinan dan keterbelakangan warisan kolonial.

    "Gerakan Kebangkitan Indonesia adalah gerakan moral, gerakan intelektual, untuk mengentaskan pekerjaan sisa kolonialisme, yakni mengatasi kemiskinan dan keterbelakangan," kata Anies Baswedan di Is Plaza Pramuka, Jakarta Timur, Minggu, 7 Januari 2018.

    Baca Juga: BPS Sebut Angka Kemiskinan di Desa Menurun

    Anies mengajak para pemrakarsa gerakan untuk bersama-sama melaksanakan tujuan itu, karena mereka sudah merasakan manfaat dari kemerdekaan dan kebangkitan Indonesia. "Tercerdaskan sudah, terlindungi sudah, sejahtera sudah, dan menjadi bagian dari dunia. Itu empat dari tujuan mengapa kita merdeka," ucap Anies Baswedan. "Karenanya, bagian kita sekarang, kalau saya boleh berharap, mewujudkannya di Ibu Kota Jakarta."

    Baca juga: Ini Alasan Kenapa Kemiskinan Picu Kekerasan

    Menurut Anies, membangun Indonesia yang maju dan berkembang harus dimulai dari Jakarta. "Di Jakarta, ada lebih dari 220 kampung kumuh padat penduduk miskin. Kalau mau lihat kemiskinan ekstrem, tidak usah jauh-jauh, datanglah ke Jakarta. Ingin lihat kekayaan yang ekstrem, tidak usah pergi jauh-jauh, datanglah ke Jakarta. Di sinilah yang ekstrem itu dua-duanya ada," tutur Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.