Golkar Umumkan 159 Calon Kepala Daerah Termasuk Edy Rahmayadi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan kata sambutan pada penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, 20 Desember 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan kata sambutan pada penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, 20 Desember 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto resmi mengumumkan 159 pasangan calon kepala daerah termasuk Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pada hari ini, Jumat, 5 Januari 2018.

    Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan 12 daerah lainnya masih dalam pertimbangan sehingga tidak bisa diumumkan secara bersamaan pada hari ini. "Akan diumumkan paling lambat akhir peka," kata Nurdin saat ditemui di lokasi acara.

    Baca juga: Edy Rahmayadi Tanggapi Soal Video Pembagian Duit yang Viral

    Airlangga secara simbolis menyerahkan surat keputusan DPP Partai Golkar kepada 159 pasangan calon tersebut di kantor DPP Partai Golkar pada Jumat sore. "Saya berharap calon kepala daerah ini dapat memajukan daerah-daerahnya sesuai visi misi Golkar," kata Airlangga saat memberi kata sambutan di acara itu.

    Adapun beberapa paslon yang diumumkan hari ini adalah kepala daerah untuk wilayah provinsi atau calon gubernur dan calon wakil gubernur, yakni untuk Sumatera Utara ada paslon Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, Jawa Barat ada Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi, Jawa Timur ada Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, adapun di Papua Lukas Enembe dan Klemen Tinal.

    Sementara untuk Sulawesi Selatan, Golkar mengusung Ketua Harian DPP Nurdin Halid berpasangan dengan Aziz Qahhar Mudzakkar.

    Edy Rahmayadi
    mengatakan siap jika harus berhadapan dengan calon gubernur dari PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara2018. "Saya siap bersaing dengan siapa saja, biarkan masyarakat Sumatera Utara yang memilih," kata Edy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.