KPK Akan Hadirkan Setya Novanto pada Sidang Putusan Sela Hari Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan korupsi KTP elektronik Setya Novanto mengikuti sidang perdana di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, 13 Desember 2017. Netizen menanggapi kejadian tersebut sebagai drama baru dalam kasus yang menjerat Setya. ANTARA

    Terdakwa kasus dugaan korupsi KTP elektronik Setya Novanto mengikuti sidang perdana di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, 13 Desember 2017. Netizen menanggapi kejadian tersebut sebagai drama baru dalam kasus yang menjerat Setya. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Putusan sela atas eksepsi atau keberatan terdakwa dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto diagendakan dibaca hari ini, 4 Januari 2018. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, menyatakan KPK akan menghadirkan Setya.

    "Akan kita bawa ke persidangan untuk agenda pembacaan putusan sela," kata Febri di gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Januari 2018.

    Baca juga: KPK: Tunggu Saja Putusan Sela Setya Novanto

    Setya Novanto diperiksa KPK kemarin, 3 Januari 2018. Menurut Febri, kesehatannya baik dan sanggup menjalani sidang putusan sela.

    Hingga pukul 08.55 WIB, Setya belum tampak di ruang persidangan. Sidang putusan sela akan digelar di Ruang Sidang Mr. Koesoemah Atmadja 1, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

    Sidang perdana pokok perkara Setya berlangsung pada 13 Desember 2017. Jaksa mendakwa Setya telah memperkaya diri dengan menerima aliran dana e-KTP sebesar US$ 7,3 juta.

    Tak terima dakwaan jaksa, Setya pun mengajukan keberatan. Pembacaan eksepsi pun dilakukan pada 20 Desember 2017. Tim kuasa hukum Setya menilai dakwaan jaksa tidak cermat, tidak jelas, dan tidak lengkap.

    Sidang berlanjut dengan mendengarkan tanggapan jaksa pada 28 Desember 2017. Setelahnya, hakim akan memutuskan apakah menerima atau menolak eksepsi Setya Novanto. Keputusan hakim dibacakan dalam sidang keputusan sela di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, hari ini 4 Januari 2018.

    Pengacara Setya Novanto, Maqdir Ismail, mengutarakan, kliennya siap mendengarkan keputusan hakim pengadilan tindak pidana korupsi. Maqdir berujar, Setya bersedia mendengar apakah hakim menerima atau menolak eksepsinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.