Minggu, 27 Mei 2018

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara: Hoax Membangun, Silakan Saja

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mayor Jenderal Djoko Setiadi diambil sumpahnya saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Istana Negara,  Jakarta, 3 Januari 2017. BSSN dibentuk guna memproteksi dan memayungi semua kegiatan siber dari kementerian atau lembaga lain. TEMPO/Subekti.

    Mayor Jenderal Djoko Setiadi diambil sumpahnya saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Istana Negara, Jakarta, 3 Januari 2017. BSSN dibentuk guna memproteksi dan memayungi semua kegiatan siber dari kementerian atau lembaga lain. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Djoko Setiadi mengatakan hoax di media sosial ada dua macam. Pertama hoax yang positif, dan kedua hoax yang negatif.

    "Kalau itu hoax membangun, ya, silakan saja. Tapi jangan terlalu proteslah, menjelek-jelekanlah. Yang tidak pantas disampaikan sebaiknya dikurangi," kata Djoko seusai dilantik menjadi Kepala BSSN di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 3 Januari 2018.

    Baca juga: Jokowi Minta Pengamanan Siber oleh BSSN hingga Tingkat Privat

    Djoko meminta pelaku penyebar hoax negatif di media sosial menghentikan tindakannya. Sebab, akan ada tindakan bagi penyebar hoax.

    "Akan ada tindakan. Jadi nanti kami ingatkan supaya berhenti, tidak dilanjutkan. Tapi kalau nanti dia semakin menjadi-jadi, ya, nanti ada aturannya," kata Djoko.

    Djoko mengatakan, dalam kerjanya, BSSN akan melakukan koordinasi dengan institusi lain, seperti TNI, Polri dan BIN. Sebab, kemampuan siber ada di instutusi-institusi tersebut. Institusi-institusi itu akan digandeng, sehingga bisa memaksimalkan kemampuan di bidang siber.

    Sinergitas itu, ujar Djoko, diibaratkan sebagai sapu lidi. Dengan merangkul dan memberdayakan kemampuan semua institusi, kemampuan di bidang siber akan lebih kuat.

    Hari ini Presiden Joko Widodo melantik Djoko sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara. Jokowi meminta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melakukan pengamanan cyber hingga tingkat privat. Pengamanan tidak hanya ditujukan untuk instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.