Seluruh Vonis Bebas Terdakwa Kasus HAM Timtim Di-Kasasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Kejaksaan Agung telah mengajukan kasasi atas semua vonis majelis hakim Pengadilan adhoc HAM Jakarta Pusat yang membebaskan perwira militer dan polisi dari dakwaan pelanggaran HAM berat di Timor Timur. Pengajuan kasasi itu dibenarkan petugas panitera pidana Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kepada Tempo News Room, Kamis (16/1) siang. Sejak 12 berkas pelanggaran HAM berat di Timor Timur mulai diadili di Pengadilan ad hoc HAM pada awal Maret tahun lalu, sudah 11 perwira militer dan polisi yang dibebaskan majelis hakim. Pada 15 Agustus 2002, dalam dua persidangan terpisah, majelis hakim membebaskan mantan Kapolda Timtim Brigjen Polisi Timbul Silaen, mantan Bupati Kovalima Kolonel (Inf.) Herman Sedyono, mantan Dandim Suai Kolonel (CZI) Liliek Koeshadiyanto, mantan Kapolres Suai Ajun Komisaris Polisi Gatot Subiakto, mantan Kasdim Suai Mayor (Inf.) Achmad Syamsudin dan Danramil Suai Mayor (Inf.) Sugito. Menyusul kemudian, pada 29 Nopember, juga dalam dua persidangan terpisah, majelis hakim membebaskan mantan Komandan Kodim Dili Letnan Kolonel (Inf.) Endar Priyanto, mantan Komandan Kodim Liquica Letnan Kolonel (Inf.) Asep Kuswani, mantan Kapolres Liquica Letnan Polisi Adios Salova, dan mantan Bupati Liquica Leonito Martins. Majelis hakim menyatakan tidak menemukan bukti keterlibatan ketiga terdakwa dalam kasus pelanggaran HAM di Timor Timur. Terakhir pada 30 Desember, majelis hakim yang diketuai Tjitjut Setyarso membebaskan mantan Komandan Satgas Tribhuana Kopassus, Letnan Kolonel Yayat Sudrajat. Hingga kini, baru satu perwira militer yang diputus bersalah dalam perkara pelanggaran HAM berat Timor Timur, yakni mantan Komandan Kodim Dili Letnan Kolonel Sudjarwo yang dijatuhi hukuman lima tahun penjara. Dua terpidana lainnya, mantan Gubernur Timor Timur Abilio Jose Osorio Soarez divonis tiga tahun penjara sedang mantan Komandan Milisi Aitarak Eurico Guiterrez divonis 10 tahun penjara. Dengan demikian, tinggal empat terdakwa yang masih menanti vonis perkara pertama yang diadili pengadilan ad hoc HAM ini, yakni mantan Kapolres Dili Ajun Komisaris Besar Polisi Hulman Gultom, mantan Komandan Korem Timor Timur Brigjen Noer Moeis dan Brigjen Tono Suratman serta mantan Panglima Kodam Udayana Mayjen Adam Damiri. Gultom sendiri sedianya divonis Senin (13/1) lalu, namun persidangannya ditunda pekan depan. (Wahyu DhyatmikaTempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Khasiat Jus Mentimun, Tak Hanya Turunkan Tekanan Darah

    Jus mentimun biasanya diminum pasien hipertensi. Melansir dari Boldsky, berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari jus mentimun.