Panglima Kostrad Ideal Menurut Edy Rahmayadi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inspektur upacara, Presiden Jokowi (kanan) didampingi Komandan upacara, Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi (kiri), memeriksa barisan saat Upacara Perayaan HUT ke-72 TNI di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, 5 Oktober 2017. ANTARA

    Inspektur upacara, Presiden Jokowi (kanan) didampingi Komandan upacara, Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi (kiri), memeriksa barisan saat Upacara Perayaan HUT ke-72 TNI di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, 5 Oktober 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Komando Strategis Cadangan TNI Angkatan Darat (Kostrad) Letnan Jenderal Edy Rahmayadi menjelaskan kriteria Pangkostrad ideal yang layak menggantikan dirinya. Syarat utamanya  harus berasal dari Kostrad. "Kriteria pengganti saya harus orang Kostrad," kata dia kepada Tempo, Ahad, 31 Desember 2017.

    Alasannya, karena perwira itu sudah mengertahui seluk beluk dan cara kerja Kostrad. "Biar anak buahnya juga enggak bingung," ucap dia.

    Baca: 
    Mayjen Doni Monardo Disebut Calon Kuat Pengganti Edy Rahmayadi ...
    Edy Rahmayadi: Mayjen Doni Mordani itu Nomor ...

    Hingga saat ini, Edy mengaku belum tahu penggantinya. Dia menyerahkan semuanya pada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyono. "Nanti kalau sudah ada suratnya saya beri tahu," ujar Edy.

    Guru besar yang juga pengamat militer dari Universitas Pertahanan, Salim Said mengatakan Mayjen Doni Monardo paling berpotensi menggantikan Edy. Soal ini, Eddy mengelak. "Nanti dulu, nanti tanya sama KSAD."

    Baca: Edy Rahmayadi Targetkan Kostrad Punya 46 ... 

    Tongkat komando, kata Eddy, akan diserahkan kepada Kepala Staf Angkatan Darat jika pada saat mendaftar belum ada penggantinya. Serah terima jabatan baru akan dilakukan jika Pangkostrad sudah ditunjuk. "Begitu aturannya di TNI."

    Edy Rahmayadi akan pensiun dini sebagai Panglima Kostrad dan mengikuti ajang Pemilihan Kepala Daerah di Sumatera Utara 2018. Rencananya sudah disetujui atasan Jenderal Mulyono. "Tinggal ke Panglima," kata Jenderal Mulyono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.