Diduga Terlibat Terorisme, Warga Kukar Ditangkap Polisi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Gabungan kepolisian dan Densus 88 melakukan rekonstruksi kasus dugaan terorisme bom kimia di kawasan Antapani, Bandung, 26 Oktober 2017. Rekonstruksi tersebut dilaksanakan terkait kasus dugaan teroris anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). ANTARA

    Tim Gabungan kepolisian dan Densus 88 melakukan rekonstruksi kasus dugaan terorisme bom kimia di kawasan Antapani, Bandung, 26 Oktober 2017. Rekonstruksi tersebut dilaksanakan terkait kasus dugaan teroris anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). ANTARA

    TEMPO.CO, Samarinda - Detasemen Khusus (Densus 88) Anti-Teror Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) menangkap MJ, 36 tahun, penduduk Mangkurang, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu malam, 30 Desember 2017. MJ diduga terlibat jaringan teroris.

    "Penangkapan dilakukan sebelum rumah MJ digeledah polisi,” kata Ketua Rukun Tetangga (RT) 18, Kelurahan Mangkurang, Roli Maulana. Ia memastikan MJ tidak ditangkap di rumahnya.

    Baca: BNPT: Waspadai Serangan Teroris pada Malam Tahun Baru

    "Saya tidak tahu persis MJ ditangkap di mana," kata Roli. Namun, ia membenarkan bahwa MJ adalah warganya. Roli diminta polisi menyaksikan penggeledahan rumah MJ yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari rumahnya. Penggeledahan rumah MJ berlangsung sekitar pukul 17.00 hingga pukul 20.30.

    "Banyak polisi yang datang, ada sekitar 30 orang,”  ujar Roli. Yang menangkap dan menggeledah adalah tim gabungan dari Kepolisian Resor Kutai Kartanegara, Kepolisian Sektor Tengarong dan Detasemen Khusus 88.

    Baca:
    Densus 88 Tangkap 19 Terduga Teroris dalam ...
    Dua Jenazah Terduga Teroris Bima Diserahkan ...

    Menurut Roli polisi membawa sejumlah barang di rumah MJ, di antaranya senapan rakitan, laptop dan sejumlah buku saat penggeledahan yang berakhir hingga pukul 20.30.

    Menurut Roli, MJ adalah penduduk asli Mangkurawang, Kutai Kartanegara. Ia masih berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.