Ini Strategi Kapolri Tito Karnavian Amankan Pilkada 2018

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Tito Karnavian bersama dengan Panglima TNI  Hadi Tjahjanto, saat Apel gelar pasukan Operasi Lilin 2017 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun 2018 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, 21 Desember 2017. Kejahatan konvensional lain seperti pencurian rumah kosong yang ditinggalkan, perampokan, dan lain-lain juga menjadi target dalam Operasi Lilin 2017. TEMPO/Subekti.

    Kapolri Tito Karnavian bersama dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, saat Apel gelar pasukan Operasi Lilin 2017 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun 2018 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, 21 Desember 2017. Kejahatan konvensional lain seperti pencurian rumah kosong yang ditinggalkan, perampokan, dan lain-lain juga menjadi target dalam Operasi Lilin 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian telah menyiapkan strategi pengamanan menjelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018 atau Pilkada 2018. Strategi pengamanan itu terkait penyebaran personel polisi di seluruh daerah yang menggelar Pilkada 2018.

    “Dalam Pilkada ada potensi konflik. Oleh karena itu, kekuatan Polri akan kita sebar di masing-masing wilayah menggunakan sistem saling bantu antar wilayah,” kata Tito di Ruang Rapat Utama Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Jumat, 29 Desember 2017.
    Baca : Pilkada 2018 dan Kekhawatiran Soal Pencalonan Jenderal

    Pilkada 2018 akan digelar di 31 provinsi. Dari total 34 provinsi, tiga provinsi telah menggelar pilkada tahun ini, yakni DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Papua Barat.

    Tito berencana memindahkan sebagian personil dari ketiga daerah yang tidak menggelar pesta politik tersebut. Para personil itu akan ditempatkan di beberapa daerah yang rawan terhadap ancaman gangguan dalam rangka Pilkada 2018. Kelima daerah itu adalah Kalimantan Barat, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.

    Tito mengatakan, jumlah personil polisi yang akan ditarik dari Kepolisian Daerah Papua Barat dan Polda DIY tidak berjumlah banyak. Sementara, Polda Metro Jaya memiliki personil terbanyak. “Tapi saya tidak ingin mengambil resiko. Tidak boleh ada anggota Polda Metro Jaya yang mem-backup daerah lain, tapi menjaga Jakarta,” kata Tito.

    Sebagai gantinya, Tito akan mengerahkan pasukan dari Markas Besar Polri. Jumlah personil Mabes Polri yang tidak banyak akan dibantu oleh anggota Tentara Nasional Indonesia.

    “Saya sudah minta Panglima TNI untuk dukungan maksimal,” ucap Tito Karnavian. Komisi Pemilihan Umum akan menggelar Pilkada secara serentak di 171 daerah, 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Pilkada 2018 akan digelar di 392.226 TPS. Dari ratusan ribu tempat pemungutan suara itu, kepolisian membagi menjadi tiga kategori rawan. TPS yang dikategorikan aman sebanyak 328.389 TPS. Yang diklasifikasikan rawan 1 sebanyak 42.233 TPS dan rawan 2 sebanyak 12.509 TPS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.