Dibutuhkan Polri, Paulus Waterpauw Batal Ikut Pilgub Papua

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irjen Pol Boy Rafli Amar melakukan salam komando dengan Irjen Pol Paulus Waterpauw usai pelantikan di Mabes Polri, Jakarta, 28 April 2017. Irjen Pol Boy Rafli Amar dilantik menjadi Kapolda Papua menggantikan Irjen Pol Paulus Waterpauw yang dilantik sebagai Wakabaintelkam Polri. TEMPO/Subekti

    Irjen Pol Boy Rafli Amar melakukan salam komando dengan Irjen Pol Paulus Waterpauw usai pelantikan di Mabes Polri, Jakarta, 28 April 2017. Irjen Pol Boy Rafli Amar dilantik menjadi Kapolda Papua menggantikan Irjen Pol Paulus Waterpauw yang dilantik sebagai Wakabaintelkam Polri. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Medan - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw menyatakan tidak akan maju dalam pemilihan Gubernur Papua 2018. Paulus mengatakan tenaga dan dedikasinya masih diperlukan di Polri.

    "Pak Kapolri Jenderal Tito Karnavian kan sudah menyatakan itu saat rapat dengan Komisi III DPR pada Oktober lalu. Saya tetap jadi prajurit Bhayangkara. Saya tidak maju pilkada," kata Paulus kepada Tempo pada Jumat, 29 Desember 2017.

    Baca: Pilkada 2018 dan Kekhawatiran Soal Pencalonan Jenderal

    Paulus menyatakan keheranannya karena dalam beberapa hari terakhir fotonya beredar di media massa dan media sosial sebagai calon gubernur berlatar belakang Polri. "Saya heran, kenapa muncul lagi nama saya. Padahal saya sudah menyatakan tidak akan maju pilkada Papua setelah Kapolri menyatakan secara terbuka di hadapan Komisi III DPR," ucapnya.

    Menurut Paulus, dari sisi masa tugasnya, dia masih memiliki empat tahun lagi masa dinas aktif. Kondisi itu berbeda dengan sejumlah jenderal Polri lain yang akan ikut pilkada yang sudah mendekati masa pensiun. "Mungkin itu salah satu pertimbangan Pak Kapolri. Jadi saya taat kepada pimpinan dan tetap memilih sebagai prajurit Bhayangkara," ujarnya.

    Baca: Hadi Tjahjanto Akan Bahas Aturan TNI Ikut Pilkada dengan Bawaslu

    Nama Paulus sempat beredar dalam pencalonan pilgub Papua 2018. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara ini sempat mengambil formulir penjaringan calon gubernur dari Partai Golongan Karya.

    Pemilihan kepala daerah 2018 akan diramaikan oleh sejumlah jenderal aktif dari kesatuan TNI dan Polri. Beberapa nama tersebut antara lain Kepala Korps Brimob Inspektur Jenderal Murad Ismail, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Inspektur Jenderal Safaruddin, serta Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.