Oesman Sapta Meninjau Pasar Higienis Kota Ternate

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oesman Sapta Meninjau Pasar Higienis Kota Ternate

    Oesman Sapta Meninjau Pasar Higienis Kota Ternate

    INFO MPR - Salah satu agenda kegiatan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Oesman Sapta dalam kunjungan kerjanya ke Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, adalah mengunjungi pasar tradisional higienis "Bahari Berkesan", salah satu pasar kota semi modern di Kota Ternate.

    Tiba di pasar itu sekitar pukul 09.30, Oesman yang didampingi Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman, langsung menyita perhatian para pedagang dan pengunjung pasar. Begitu memasuki pasar, Oesman mampir di kios ikan asap milik Ibu Nursan Saban. Terjadi dialog singkat. "Ikan ini sudah masak?" ujarnya. "Kalau mau dimasak lagi dengan bumbu bawang merah, cabai, dan tomat," kata Ibu Nursan. "Berapa harganya?" ujar Oesman. "Rp 35 ribu per kilo," kata Ibu Nursan. Oesman pun langsung membeli ikan sebanyak 10 kilogram.

    Mengetahui Oesman membeli di kios Ibu Nursan, pedagang ikan yang sama setengah berteriak. "Bapak juga harus beli di tempat saya, biar adil," ujar Ibu Tina, juga pedagang ikan asap. Lalu, dengan bijaksana Oesman bergeser ke kios Ibu Tina dan membeli 10 kilogram. Supaya adil, Oesman juga membeli ikan yang sama dari pedagang lain.

    Terus menyusuri kios pedagang ikan kering, Oesman mampir di kios ikan teri milik Ade. Setelah mencicipi langsung ikan teri, Oesman lalu membeli dua kilogram seharga Rp 75.000 per kilogram. Selanjutnya, Oesman Sapta juga membeli 10 ikat kayu manis dari kios Ibu Fatimah dan dua kilogram ikan teri ngapi-ngapi.

    Keluar dari kios ikan kering, Oesman beralih ke kios pegangan daging. Di sini Oesman mendapat penjelasan dari Ibrahim, salah seorang pedagang daging, setiap harinya kebutuhan daging di Kota Ternate sebanyak 840 kilogram. Saat ini, harga daging per kilonya Rp 110.000. "Apa bisa diturunkan lagi harga daging?" tuturnya. Soal harga daging, menurut Ibrahim, tergantung dari ketersediaan sapi potong yang berasal dari luar daerah.

    Setelah sempat menjenguk kios sayur-mayur, Oesman mengakhiri kunjungannya di Pasar Higienis ini. "Ternyata harga pangan di Ternate ini tidak berbeda jauh dengan harga di Jakarta," katanya. Artinya, menurut Oesman, pengendalian harga di sini cukup bagus.

    Hal yang menarik, menurut Oesman, tentang pengembangan pasar ini. Pasar ini dulunya pasar tenda yang terarah, kemudian berkembang menjadi pasar tradisional semi modern. Hanya saja Oesman berharap soal kebersihan harus diperhatikan. "Saya lihat soal kebersihan agak kurang," ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.