Kaleidoskop 2017: Kasus Terorisme di Indonesia Selama Setahun

Reporter:
Editor:

Sadika Nuraini Hamid

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pasukan Densus 88 Anti Teror melakukan penyergapan saat simulasi dalam rangka Peringatan 15 Tahun Kerjasama Internasional Penanggulangan Terorisme di Executive Jet Gate, Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, 17 November 2017. Simulasi yang melibatkan berbagai unsur di Polri dan TNI itu bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman terorisme jelang digelarnya pertemuan tingkat dunia IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali. Johannes P. Christo

    Sejumlah pasukan Densus 88 Anti Teror melakukan penyergapan saat simulasi dalam rangka Peringatan 15 Tahun Kerjasama Internasional Penanggulangan Terorisme di Executive Jet Gate, Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, 17 November 2017. Simulasi yang melibatkan berbagai unsur di Polri dan TNI itu bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman terorisme jelang digelarnya pertemuan tingkat dunia IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Terorisme di Indonesia, yang ditengarai diotaki kelompok Jamaah Ansharut Daulah, berlanjut setahun terakhir. Peran pendiri JAD, Aman Abdurrahman, seolah tenggelam karena melambungnya seseorang yang diyakini sebagai muridnya: Muhammad Bahrunna’im Anggih Tamtomo alias Bahrun Naim. Pergi ke Suriah sejak 2015, pria 34 tahun asal Pekalongan, Jawa Tengah, ini diduga aktif merekrut dan mendanai jaringan teror di Indonesia menggunakan teknologi layanan pesan dan pembiayaan online.

    Berikut peristiwa teror yang terjadi pada 2017.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.