Selasa, 17 September 2019

PDIP Berpeluang Usung Djarot di Pilgub Sumut, PKS: Asyik Nih

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Djarot Saiful Hidayat. TEMPO/Imam Sukamto

    Djarot Saiful Hidayat. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera memutuskan mendukung Letnan Jenderal Edy Rahmayadi dan Musa Rakejshah sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara bersama Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional. Di sisi lain, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan membuka peluang untuk mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di pilgub Sumut 2018.

    PDIP dan Djarot pernah menjadi lawan PKS, Gerindra, dan PAN saat pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Pilgub Sumut 2018 pun berpotensi kembali menjadi arena bertarung koalisi tersebut dengan PDIP. PKS menyambut baik jika hal itu terjadi.

    Baca: PDIP Akan Usung Djarot Saiful Hidayat di Pilgub Sumut 2018

    "Asik nih, demokrasi kita banyak calon kuat. Saya kira ini bagus sehingga masyarakat punya pilihan yang berkualitas," kata Ketua Umum PKS Sohibul Iman di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan pada Rabu, 27 Desember 2017.

    Sohibul mengatakan calonnya, Edy Rachmayadi, memiliki potensi yang sama dengan Djarot meski belum memiliki pengalaman memimpin daerah. Latar belakang Edy yang seorang tentara, kata Sohibul, menjadikannya sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan tinggi.

    Selain itu, Edy diyakini akan cepat belajar mengelola suatu daerah jika terpilih nantinya. Sehingga secara kualitas, Edy tidak tertinggal dari Djarot.

    Baca: KSAD Restui Edy Rahmayadi Ikut Pilgub Sumut 2018

    "Beliau akan menyesuaikan diri dengan persoalan pengelolaan APBD dan sebagainya, saya kira untuk seorang jenderal mereka pasti fast learner," kata Sohibul.

    Edy merupakan lulusan akademi militer 1985. Ia pernah menjadi Direktur Pemantapan Semangat Bela Negara di Lembaga Pertahanan Nasional, Panglima Kodam I Bukit Barisan. Jabatannya saat ini adalah Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat sekaligus Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

    Adapun Djarot berpengalaman menjadi Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta, dan Wali Kota Blitar. Ia gagal dalam pilkada DKI Jakarta 2017 bersama Basuki Tjahaja Purnama saat berhadapan dengan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.