Minggu, 22 September 2019

Calon Gubernur Jagoan Koalisi PKS, Gerindra, PAN di Pilkada 2018

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengumumkan kandidat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di lima provinsi di kantor DPP PKS, Jakarta, 27 Desember 2017. Lima provinsi itu adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Maluku Utara. TEMPO/Ahmad Faiz

    Ketua Umum PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengumumkan kandidat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di lima provinsi di kantor DPP PKS, Jakarta, 27 Desember 2017. Lima provinsi itu adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Maluku Utara. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN) mengumumkan jagoannya yang akan diusung dalam Pilkada 2018. Koalisi tiga partai ini akan mengusung calonnya di Pilgub Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Maluku Utara.

    Mereka adalah pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu untuk pilgub Jawa Barat, Muhammad Kasuba-Madjid Husen di Maluku Utara, dan Letnan Jenderal Edy Rachmayadi-Musa Rakejshah di Sumatera Utara.

    Baca juga: Ujaran Kebencian dan Isu SARA Ancam Pilkada 2018

    Selain itu ada pula duet Isran Noor-Hadi Mulyadi di Kalimantan Timur. Sementara untuk Jawa Tengah, ketiganya sepakat mendukung Sudirman Said namun belum memutuskan siapa calon wakilnya.

    "Insya Allah (Sudirman Said) dalam waktu dekat akan dapat wakilnya," kata Presiden PKS Sohibul Iman dalam konferensi pers di kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu, 27 Desember 2017.

    Sohibul menjelaskan tiga partai ini memang sudah komitmen berkoalisi di lima provinsi tersebut setelah para ketua umum bertemu Ahad lalu. Selain itu, mereka sepakat pula berkoalisi di Jawa Timur.

    Tapi Sohibul menuturkan untuk Jawa Timur tiga partai ini masih menggodoknya. Rencananya untuk Jawa Timur akan diumumkan setelah tahun baru.

    Baca juga: Pilkada 2018, Lima Jenderal Siap Maju Jadi Calon Gubernur

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menuturkan pihaknya meminta maaf bila ada pihak yang kecewa dengan keputusan tiga partai ini dalam mengusung calonnya di Pilkada 2018. Namun, kata dia, ini adalah keputusan yang terbaik.

    "Inilah proses demokrasi, kami telah kerja keras mematuhi kaidah-kaidah demokratis dan memberikan kader terbaik," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe