Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Wakil Ketua MPR Mahyudin Isi Liburan Sambil Berburu Durian

image-gnews
Mengisi libur panjang akhir tahun 2017 Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menghabiskannya di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan sambil berburu dunian
Mengisi libur panjang akhir tahun 2017 Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menghabiskannya di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan sambil berburu dunian
Iklan

INFO NASIONAL – Mengisi libur panjang akhir tahun 2017 Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menghabiskannya di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan bersama rekan-rekannya alumni SMAN 2 Tanjung.

Di sana, tepatnya di desa Bi'ih, Senin (25/12) Mahyudin berwisata agro berburu durian jatuh di awal musim buah ini.  “Menunggu durian masak pohon jatuh ke tanah di pondokan dan langsung dinikmati. Seru! Rasanya lebih enak dan sensasional,” ujar mantan Bupati Kutai Timur ini.

Bukan tanpa alasan, Mahyudin bahkan rela tidur di pondokan kebun durian yang dingin dan gelap. “Di desa ini terkenal Durian Penyengat. Juara ke-2 Durian tingkat Nasional. Rasanya benar-benar nikmat,” kata legislator Golkar asal dapil Kaltim-Kaltara ini.

Namun, Mahyudin menyayangkan pohon-pohon durian di kebun itu banyak yang sudah tua. “Mayoritas pohonnya sudah tua, jadi buahnya tak banyak. Perlu perhatian dinas perkebunan pemkab setempat untuk pembibitan dan pelestariannya,” ujarnya.

Mahyudin juga sangat mengapresiasi upaya warga desa Bi’ih yang berinovasi menyiapkan kebun-kebun durian warga menjadi destinasi wisata agro.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Hebat! Biasanya mereka bawa langsung buah-buah durian ke pasar. Kini wisatawan yang datang ke desa mereka untuk mencicipi durian khasnya. Perekonomian warga jadi hidup.  Dan saya bangga Desa Bi’ih kini jadi destinasi wisata baik turis lokal maupun mancanegara,” pujinya.

Mahyudin melihat hal tersebut harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan. Mengingat makin antusiasnya animo masyarakat yang ingin berwisata ke desa Bi’ih, terutama perlu peningkatan kualitas fasilitas bagi para wisatawan.

“Saya rasa itu bisa jadi peluang investasi yang menarik. Contohnya,  pemerintah bisa memberdayakan masyarakat menyediakan saung-saung penginapan yang layak, memperbaiki akses jalan yang baik dan menata kedai-kedai cinderamata yang menarik,” sarannya. (*)

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Cara Merawat Ban Tubeless Mobil

7 November 2022

Cara Merawat Ban Tubeless Mobil

Agar ban tubeless Anda mampu bertahan lama, pasti harus diperlakukan dengan baik sehingga tidak cepat rusak.


Guru TIK Batam Makin Melek Digital

29 Agustus 2022

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam | Foto: KEMENKOMINFO
Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar
Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

(Ki-ka) Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan bersama sekitar 300 diaspora Indonesia yang hadir secara virtual dalam Acara Silaturahmi Daring Diaspora Indonesia, Sabtu (19/2/2021).
BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI
Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA
HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.