Novel Baswedan Akan Menjalani Operasi Tahap 2 Awal Februari 2018

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) bersama anggota Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) dan Lola Easter memberikan keterangan kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, 11 Oktober 2017. Jumpa pers ini digelar bertepatan dengan enam bulan penyiraman air keras kepada Novel. ANTARA

    Juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) bersama anggota Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) dan Lola Easter memberikan keterangan kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, 11 Oktober 2017. Jumpa pers ini digelar bertepatan dengan enam bulan penyiraman air keras kepada Novel. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan direncanakan menjalani operasi mata kiri tahap dua pada 1 Februari 2018. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, operasi tersebut menunggu pertumbuhan selaput mata kiri Novel secara merata.

    "Bisa lebih cepat atau lebih lama," kata Dahnil Anzar Simanjuntak di Aula KH. Ahmad Dahlan, Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Desember 2017. Dahnil mengatakan, jika operasi tahap dua nanti berjalan lancar, sebulan kemudian Novel bisa sembuh kembali. "Maret Novel bisa kembali," katanya.

    Baca juga: KontraS Sebut Kasus Novel Baswedan Serupa dengan Kasus Munir

    Novel menjalani operasi besar tahap satu di Singapore National Eye Centre, pada 17 Agustus 2017. Operasi dilakukan untuk membersihan mata dari katarak dan menyedot cairan glukoma di bola mata kiri. Kemudian, dilanjutkan dengan mencabut dan meleburkan satu gigi, serta memotong dan mencabut gusi yang digunakan untuk melapisi mata.

    Dalam operasi tahap satu itu, dokter membuat retina artifisial dari gigi yang dibentuk menjadi ring dan membuat pelapisnya dengan lapisan tipis yang ada di kulit gigi. Artifisial tersebut kemudian ditanam ke dalam pipi untuk menjadi retina baru.

    Pada Rabu, 6 Desember 2017 di tempat yang sama, Novel kembali menjalani operasi penanaman bagian gusi di mata kiri. Operasi dilakukan karena pertumbuhan selaput mata kirinya melambat. Untuk lanjut ke operasi tahap dua, selaput mata kiri Novel harus tumbuh merata terlebih dahulu.

    Baca juga: Dokter Tanam Lagi Sel Gusi ke Mata Novel Baswedan

    Penyerangan terhadap Novel Baswedan terjadi pada Selasa pagi, 11 April 2017. Novel disiram air keras setelah selesai melaksanakan salat Subuh di Masjid Al-Ikhsan, tak jauh dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    Hingga kini polisi belum berhasil mengungkap pelaku penyerangan itu. Gambar sketsa pelaku yang disebar polisi beberapa waktu lalu sampai sekarang belum menampakkan hasilnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.