KPK Sarankan Mantan Istri Setya Novanto Kirim Surat ke Penyidik

Editor

Amirullah

Ketua DPR, Setya Novanto bersama mantan istrinya, Lily Herliyanti duduk di pelaminan resepsi pernikahan putri mereka, Dwina Michaella yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, 4 Desember 2015. TEMPO/Ghoida Rahmah

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan istri Setya Novanto, Luciana Lily Herliyanti, disarankan mengirim surat untuk bertemu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Hingga kini, Luciana belum mengirimkan surat untuk tujuannya tersebut.

"Belum mengajukan surat permohonan bertemu penyidik KPK," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat dihubungi Tempo, Selasa, 26 Desember 2017.

Priharsa menyatakan Luciana telah mendatangi komisi antirasuah itu tiga kali. Namun hingga kini KPK belum menerima surat permintaan dari Luciana untuk bertemu penyidik KPK. Karena itu Priharsa menyarankan Luciana mengirimkan surat terlebih dahulu dan menitipkannya ke bagian persuratan KPK. Dalam surat itu harus menjelaskan tujuan Luciana dan ditujukan kepada penyidik KPK.

Baca juga: Mantan Istri Setya Novanto Berkali-kali Ingin Temui Penyidik KPK

Menurut Priharsa, Luciana tidak dapat menemui penyidik secara langsung. Alasannya, KPK memiliki prosedur bahwa orang yang ingin menyampaikan informasi kepada penyidik perlu mengirimkan surat terlebih dahulu.

Luciana berkali-kali datang ke gedung KPK. Pertama kali dia mendatangi gedung KPK pada 13 November 2017. Setelahnya, ia datang lagi pada 23 November 2017.

Terakhir dia datang pada Kamis, 21 Desember 2017. Ia tiba pukul 13.15 WIB dengan membawa amplop putih. Tak berhasil menemui penyidik, Luciana pun meninggalkan gedung KPK 30 menit setelahnya dan masih memegang berkas itu. Priharsa mengatakan, KPK belum mengetahui informasi apa yang ingin disampaikan karena Luciana tak bertemu penyidik KPK.

Baca juga: KPK Selidiki Pihak yang Membantu Setya Novanto Saat Buron

"Kemarin yang bersangkutan hadir dan katanya membawa map atau dokumen atau apa, tapi itu tidak diserahkan juga dan tidak bertemu dengan penyidik," kata Priharsa di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Desember 2017.

Priharsa menyebutkan, Luciana ingin bertemu langsung dengan penyidik dan menyerahkan dokumen yang dimilikinya. Luciana disebut hendak menemui penyidik yang menangani kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

TIKA AZARIA



KPK



KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

5 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

13 jam lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

13 jam lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

14 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

16 jam lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

17 jam lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

17 jam lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.


Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

19 jam lalu

Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa mengatakan tak segan menghukum anak buahnya yang terbukti melakukan penganiayaan dalam tragedi Kanjuruhan


Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

20 jam lalu

Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

KPK menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E


Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

20 jam lalu

Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

KPK berupaya menghindari upaya penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dalam kasus dugaan gratifikasi dan lebih mengutamakan persuasif