Mau Lewat Pelabuhan Merak untuk Berlibur? Ini Fasilitasnya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan yang akan menyeberang ke Sumatera antre hingga keluar area pelabuhan setelah layanan penyeberangan Merak-Bakauheni ditutup sementara di Pelabuhan Merak, Banten, 30 November 2017.  ANTARA

    Sejumlah kendaraan yang akan menyeberang ke Sumatera antre hingga keluar area pelabuhan setelah layanan penyeberangan Merak-Bakauheni ditutup sementara di Pelabuhan Merak, Banten, 30 November 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Merak - Sebanyak 13 loket disediakan untuk penumpang pejalan kaki dan 10 loket sepeda motor untuk masa liburan Natal dan akhir tahun 2017. "Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan dengan nyaman dan lancar," kata Manajer Hubungan Masyarakat PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak Ado Warsono saat dihubungi di Merak, Sabtu, 23 Desember 2017. ASDP Merak menyediakan sarana dan fasilitas khusus bagi penyandang cacat juga ruangan menyusui ibu-ibu.

    Penumpang pejalan kaki dan yang berkendaraan mulai ramai di Pelabuhan Merak, Banten, sejak Sabtu malam, 23 Desember 2017. "Meski malam ini diperkirakan puncak mudik Natal, dipastikan berjalan lancar dan semua terlayani dengan baik," kata Ado Warsono di Merak, Sabtu, 23 Desember.

    Baca: Ini Jadwal 21 Hari untuk Libur Nasional dan Cuti...

    Penumpang di atas kendaraan memadati enam dermaga Merak hingga terjadi antrean. Diperkirakan tadi malam puncak mudik Natal karena sejak sore penumpang sudah padat dan berdesakan. Penumpang pejalan kaki yang turun dari Terminal Terpadu Merak (TTM) ramai memadati loket. Petugas ASDP Merak terus bekerja keras untuk kelancaran penyeberangan Merak-Bakauheni, Lampung. 

    PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak mencatat mulai H-7 atau Senin, 18 Desember 2017, hingga H-4 atau Jumat, 22 Desember 2017, tercatat 121.685 orang. Angka itu turun 0,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 122.233 orang. 

    Untuk kendaraan roda dua, tercatat 2.461 unit atau turun 2,4 persen dibandingkan tahun lalu 2.522 unit. Roda empat mencapai 13.071 unit atau turun tipis 0,1 persen dibandingkan tahun lalu 13.079 unit. Sedangkan, roda empat atau lebih tercatat 24.462 unit atau naik 7,3 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 22.803 unit.

    Baca juga:
    Libur Akhir Tahun, Tarif Hotel di Yogyakarta...
    Akun Diblokir, FPI Galang Gerakan Libur Pakai...

    "Kami memperkirakan total kendaraan yang menyeberang ke Bakauheni mencapai 26.923 unit atau naik 6,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai 25.325 unit," katanya.

    Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak Togar Napitupulu menyarankan masyarakat yang akan berlibur dan pulang kampung ke Pulau Sumatera sebaiknya berangkat siang hari agar tidak terjebak penumpukan penumpang dan kemacetan kendaraan. “Berangkat malam hari biasanya menimbulkan antrean dan penumpukan penumpang,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komponen Lokal Mobil Esemka Bima, Mesin Masih Impor dari Cina

    Mobil Esemka Bima 1.2 dan Bima 1.3. adalah dua model pikap yang diluncurkan oleh PT Solo Manufaktur Kreasi pada Jumat, 6 September 2019.