Banjir Makassar, Ini Penjelasan Wali Kota

Banjir di Jalan Poros Paccerakkang Makassar, Kamis 21 Desember/Didit Hariyadi

TEMPO.CO, Makassar - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menegaskan bahwa banjir yang melanda sebagian Kota Makassar belakangan ini disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari. Menurutnya, air di beberapa danau bahkan meluap lantaran tak bisa menampung air hujan.

"Seharusnya balai air juga turun membantu, ini anggota saya semua yang turun," kata Ramdhan Pomanto, usai melakukan pemantauan di beberapa titik yang terendam banjir, Kamis 21 Desember 2017.Danny --sapaan akrab Ramdhan, mengaku pemerintah kota sudah menyalurkan bantuan berupa bahan pokok kepada warga.

BACA JUGA: Makassar Banjir Setelah Hujan Deras Tiga Hari

Selain intensitas hujan, kata Danny, sebagian Kota Makassar dilanda banjir akibat drainase yang dangkal dan kanal-kanal yang sudah dipenuhi lumpur. Danny mengakui sudah melakukan pemantauan di tiga lokasi yang dianggap menjadi langganan banjir seperti di Kodam III Paccerakkang, Jalan Romang Tangaya dan Swadaya. "Saya yang langsung terjun melihat warga di sana tadi. Kita juga sudah buatkan dapur umum."

Dari pantauan Tempo, banjir terparah memang berada di kawasan Kodam III, Swadaya dan Romang Tangaya. Di sana, air mencapai dada orang dewasa. Namun beberapa titik di wilayah kota juga banjir hingga lutut orang dewasa seperti Jalan Pengayoman, Todopulli, Andi Pangeran Pettarani, Abdullah Daeng Sirua dan Jalan Racing Center.






Banjir Jakarta, 267 Personel Tim Reaksi Cepat Dikerahkan BPBD DKI Atasi Genangan

1 jam lalu

Banjir Jakarta, 267 Personel Tim Reaksi Cepat Dikerahkan BPBD DKI Atasi Genangan

Masyarakat diimbau agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berpotensi menimbulkan banjir dan longsor.


4 Mobil Tangki Dikerahkan Untuk Sedot Banjir di Jalan Raya Kemang Malam Ini

4 jam lalu

4 Mobil Tangki Dikerahkan Untuk Sedot Banjir di Jalan Raya Kemang Malam Ini

Malam ini empat mobil tangki dikerahkan untuk menyedot genangan di Jalan Raya Kemang. Banjir belum surut hingga malam ini.


Hari Ini di 2010, Banjir Bandang di Wasior yang Tewaskan 158 Orang dan 145 Lainnya Hilang

4 jam lalu

Hari Ini di 2010, Banjir Bandang di Wasior yang Tewaskan 158 Orang dan 145 Lainnya Hilang

Selain korban jiwa, peristiwa banjir bandang menyebabkan banyak infrastruktur di Wasior hancur termasuk lapangan udara di Wasior,


Hingga Pukul 10 Malam Tadi, Banjir di Mampang Belum Surut

4 jam lalu

Hingga Pukul 10 Malam Tadi, Banjir di Mampang Belum Surut

Hingga pukul 10 malam ini, banjir yang terjadi 6 lokasi di Pela Mampang belum surut karena debit Kali Mampang dan Krukut masih tinggi.


9 Titik di Tangerang Selatan Terendam Banjir, 1.252 Keluarga Terdampak

6 jam lalu

9 Titik di Tangerang Selatan Terendam Banjir, 1.252 Keluarga Terdampak

Hujan deras mengakibatkan sembilan titik di Kota Tangsel banjir, namun tetapi tidak ada warga yang mengungsi.


Hujan Deras Sejak Sore, Tol BSD Serpong KM 8 Banjir Mencapai Ketinggian 90 Cm

7 jam lalu

Hujan Deras Sejak Sore, Tol BSD Serpong KM 8 Banjir Mencapai Ketinggian 90 Cm

Arus lalu lintas Tol BSD Serpong mengalami kepadatan karena genangan banjir di KM 8 setinggi 90 sentimeter.


Jalan DI Panjaitan Cawang Tergenang Banjir, Lalu Lintas Macet

8 jam lalu

Jalan DI Panjaitan Cawang Tergenang Banjir, Lalu Lintas Macet

Akibat banjir Cawang, terjadi kemacetan lalu lintas di Jalan DI Panjaitan dan banyak motor mogok karena nekat menerobos genangan.


Hujan Sejak Siang, 16 RT di Jakarta Terendam Banjir Hingga 1 Meter

8 jam lalu

Hujan Sejak Siang, 16 RT di Jakarta Terendam Banjir Hingga 1 Meter

BPBD DKI mencatat 16 RT dan 7 ruas jalan di Jakarta terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan Kali Krukut dan Kali Mampang meluap.


DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

21 jam lalu

DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

Pemprov DKI meninggikan dermaga di Pelabuhan Muara Angke hingga 1,5 meter


Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

2 hari lalu

Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

BPBD DKI Jakarta menyiagakan layanan darurat 112 sebagai salah satu antisipasi potensi cuaca ekstrem yang terjadi hingga 8 Oktober 2022.