Hadi Tjahjanto Sebut Ada 3 Marsekal Madya Calon KSAU

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di arak oleh sejumlah anggota Kopassus usai memberikan arahan pada prajurit Kopassus dan disematkan baret merah oleh Danjen Kopassus di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. 18 Desember 2017. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di arak oleh sejumlah anggota Kopassus usai memberikan arahan pada prajurit Kopassus dan disematkan baret merah oleh Danjen Kopassus di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. 18 Desember 2017. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan ada tiga nama yang berpotensi menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). "Yang jelas bintang tiga, silakan dihitung bintang tiga ada siapa," kata Hadi tanpa menyebutkan siapa nama-nama calon penggantinya itu di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Senin, 18 Desember 2017.

    Hadi Tjahjanto membantah terlambat menentukan siapa calon penggantinya sebagai KSAU. Menurut dia, tugas-tugas KSAU saat ini masih bisa ditangani Wakasau. "Jadi tugas itu bisa dilangsungkan Wakastad tanpa surat tugas," katanya.

    Baca juga: Panglima TNI Hadi Tjahjanto Masih Menyeleksi Calon KSAU

    Berdasarkan penelusuran Tempo, ada beberapa nama yang kini telah berpangkat Marsekal Madya. Yang pertama adalah Marsekal Madya Yuyu Sutisna, yang kini menjabat Wakil KSAU. Yuyu disebut-sebut berpotensi besar menggantikan Hadi.

    Yuyu merupakan perwira tinggi seangkatan dengan Hadi Tjahjanto dan usianya kini 55 tahun. Sebelum menjadi KSAU, dia pernah menjabat Komandan Lapangan Udara Iswahyudi dan Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I.

    Bintang tiga lainnya adalah Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya M. Syaugi. Dia jebolan Akademi Angkatan Udara 1984. Pria 56 tahun itu juga pernah menjabat Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I.

    Ada juga Marsekal madya Hadiyan Sumintaatmadja, yang kini menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan dan Wakil Gubernur Lemhanas Marsekal Madya Bagus Puruhito. Bagus pernah menjadi Wakasau.

    Baca juga: 9 PR Panglima Baru Marsekal Hadi Tjahjanto Versi Kontras

    Menurut Hadi, para calon KSAU harus menjalani serangkaian proses di internal Angkatan Udara.

    "Saya baru jadi Panglima 10 hari, proses masih ada di internal AU," tutur Hadi di Markas Komando Kopassus, Senin, 18 Desember 2017.

    Hadi Tjahjanto menyebut sedang dilaksanakan tes kelayakan dan kepatutan untuk calon KSAU. "Secara berjenjang ke Panglima, lalu ke Presiden, karena hak prerogatif ada di Presiden," ujarnya.

    Marsekal Hadi Tjahjanto dilantik Presiden Joko Widodo pada Jumat, 8 Desember 2017. Dia dilantik menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo, yang akan pensiun pada 1 April 2018. Sebelumnya, Hadi menjabat KSAU. Hingga saat ini belum ditetapkan penggantinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.