Perayaan Natal di KBRI Ottawa, Ini Pesan Dubes Teuku Faizasyah

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekitar 200 masyarakat Indonesia berkumpul di Aula Caraka Nusantara untuk merayakan hari Natal bersama pada Sabtu malam, 16 Desember 2017. Acara ini juga dihadiri Duta Besar RI untuk Kanada Teuku Faizasyah. Dok/KBRI Ottawa

    Sekitar 200 masyarakat Indonesia berkumpul di Aula Caraka Nusantara untuk merayakan hari Natal bersama pada Sabtu malam, 16 Desember 2017. Acara ini juga dihadiri Duta Besar RI untuk Kanada Teuku Faizasyah. Dok/KBRI Ottawa

    TEMPO.CO, Ottawa - Sekitar 200 masyarakat Indonesia berkumpul di Aula Caraka Nusantara untuk perayaan Natal pada Sabtu malam, 16 Desember 2017. Acara yang diramaikan puluhan anak-anak itu juga dihadiri Duta Besar RI untuk Kanada, Teuku Faizasyah.

    Seperti rilis yang diterima Tempo pada Minggu, 17 Desember 2017, perayaan ini tak hanya dihadiri umat Kristen, tapi juga umat agama lain, seperti Islam, Budha, dan Hindu. Faizasyah menyambut gembira kebersamaan masyarakat Indonesia di perantauan, khususnya di Kanada.

    Baca: Nazaret Batalkan Perayaan Natal Gara-gara Presiden Trump

    “Keragaman etnis dan pemeluk agama dari masyarakat Indonesia yang hadir malam ini mencerminkan kebinekaan Indonesia. Kita berkumpul bersama untuk berbagi kegembiraan dan kebahagiaan seraya merayakan indahnya keberagaman,” kata Faizasyah.

    Saat ini, di Ottawa sedang musim dingin. Suhu udara mencapai -16 derajat Celsius. Dinginnya cuaca tak menyurutkan niat warga Indonesia untuk berkumpul merayakan Natal. Berbagai hiburan ditampilkan, seperti tari tortor, tari oglek, tari merak, dan musik angklung.

    Suasana perayaan Natal bertambah meriah karena acara ini juga dihadiri 21 anggota Brigade Mobil Polda Bali. Mereka sedang mengikuti pelatihan mengenai senjata kimia, biologi, radiologi, dan nuklir di Ottawa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.