Warga Boyolali Sandera Petugas PLN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Solo: Ratusan warga Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah menyandera sejumlah petugas PLN yang merazia penggunaan listrik di rumah warga pada Selasa (24/7). Warga marah karena tindakan semena-mena petugas PLN yang memutus aliran listrik tanpa pemberitahuan lebih dulu.Warga menyandera petugas dan mobil operasional PLN dengan mengepung beramai-ramai di tengah jalan. "Kami menuntut penghentian razia langsung dari Kepala PLN," kata Sumarno, salah seorang warga.Penyanderaan tersebut bermula dari kedatangan lima orang petugas PLN APJ Surakarta ke dukuh Kismoyoso, Desa Giritontro. Petugas langsung mengecek beberapa rumah yang diketahui mencuri arus dan langsung memutus aliran listrik. Tindakan ini memicu kemarahan warga. Apalagi sehari sebelumnya, petugas memadamkan listrik milik warga yang sedang menggelar hajat. Menurut Sumarno, puluhan arus listrik ke rumah warga sudah diputus selama PLN melakukan razia. Hanya warga yang bersedia membayar denda yang tidak diputus. Dia menyebutkan ada warga yang harus membayar denda Rp 2 juta karena dituduh mencuri arus listrik dengan memperlambat meteran. Kepala Area Pelayanan Jaringan PLN Surakarta, Wahjono akhirnya memenuhi tuntutan warga karena tidak menghendaki keributan. Dia mengatakan sebenarnya PLN memiliki kewenangan untuk melakukan razia tanpa pemberitahuan kepada pelanggan karena merubah alat pencatat arus merupakan tindakan pencurian. imron rosyid

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.