Kuasa Hukum Setya Novanto Pasrah Hakim Gugurkan Praperadilan

Reporter

Hakim Kusno melihat berkas-berkas sidang Praperadilan yang diberikan Kuasa Hukum Setya Novanto di PN Jakarta Selatan, 30 November 2017. Hakim menyampaikan bahwa KPK mengajukan penundaan sidang praperadilan minimal tiga minggu tehitung sejak sidang perdana digelar. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Tim kuasa hukum Setya Novanto mengaku pasrah saat hakim menyatakan praperadilan kliennya gugur. Hakim tunggal Kusno telah mengetuk palu sidang dan memutuskan gugatan praperadilan yang diajukan Setya Novanto gugur.

"Sesuai dengan pertimbangan hakim karena sidang perdana pokok perkara dimulai dan praperadilan dinyatakan gugur. Jadi apapun keputusan hakim harus kami terima dan kami hargai," kata salah satu kuasa hukum Setya Novanto, Nana Suryana, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 14 Desember 2017.

Baca: Praperadilan Setya Novanto Gugur

Adapun pertimbangan hakim, yakni berdasarkan Pasal 82 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana seperti yang dinyatakan saksi ahli Zainal Arif Mochtar, tentang gugurnya praperadilan pada persidangan sebelumnya. Praperadilan dinyatakan gugur dengan dibukanya sidang pokok perkara korupsi e-KTP.

Selain Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP, pertimbangan ini berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 102/PUU-XIII/2015 tentang gugurnya permohonan praperadilan. "Berdasarkan pertimbangan hukum tersebut, saya menyatakan permohonan praperadilan pemohon gugur, " kata hakim Kusno.

Baca: KPK Minta Terdakwa E-KTP Tak Jadikan Sakit sebagai Alasan

Putusan sidang praperadilan Setya Novanto ini dipercepat dari yang dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB. Penyebabnya, pemohon dari kuasa hukum Setya Novanto tidak memberikan kesimpulan.

Padahal, dalam sidang sebelumnya disepakati bahwa putusan akan dibacakan setelah hakim menerima kesimpulan sidang dari kuasa hukum Setya Novanto dan tim Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Memberikan kesimpulan itu kan hak, tidak disampaikan juga tidak apa-apa. Lagipula kesimpulan itu tidak dijadikan acuan dalam mengambil putusan" kata Nana Suryana.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

14 September 2022

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

11 Agustus 2022

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Jadi Kuasa Hukum Mardani H Maming, Bambang Widjojanto Klaim Sedang Cuti dari TGUPP

12 Juli 2022

Jadi Kuasa Hukum Mardani H Maming, Bambang Widjojanto Klaim Sedang Cuti dari TGUPP

Bambang Widjojanto menyatakan mengambil cuti dari TGUPP karena menangani kasus besar seperti kasus Mardani H Maming ini.


KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

29 Juni 2022

KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

Gamawan Fauzi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos selaku Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.


KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

27 Juni 2022

KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan uang itu bisa kembali ke Indonesia karena bantuan pemerintah Amerika Serikat dalam kasus korupsi e-KTP.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.