Selasa, 17 September 2019

Pengacara Setya Novanto Siap Terima Putusan Praperadilan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hakim Kusno membuka sidang pertama Praperadilan yang diajukan Setya Novanto di PN Jakarta Selatan, 30 November 2017. Hakim menunda sidang karena ketidakhadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tempo/Fakhri Hermansyah

    Hakim Kusno membuka sidang pertama Praperadilan yang diajukan Setya Novanto di PN Jakarta Selatan, 30 November 2017. Hakim menunda sidang karena ketidakhadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kubu Setya Novanto menyatakan siap menerima apa pun putusan hakim terkait gugatan praperadilan atas penetapan Setya sebagai tersangka dalam kasus korupsi e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi yang diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Persidangan praperadilan Setya tinggal menunggu putusan hakim.

    "Semua putusan terserah hakim tunggal yang melihat. Kami sangat hormati dan hargai," kata pengacara Setya Novanto, Ketut Mulya Arsana, Rabu, 13 Desember 2017.

    Baca: Hakim Akan Bacakan Putusan Praperadilan Setya Novanto Besok

    Hakim Kusno mengagendakan pembacaan putusan pada besok, Kamis, 14 Desember 2017 pukul 14.00. Sebelum putusan, baik pihak Setya maupun KPK akan menyerahkan kesimpulan sidang.

    Ketut mengatakan, pihaknya akan kembali menyusuri barang bukti serta keterangan para saksi fakta dan ahli untuk menyusun kesimpulan. "Yang ada di permohonan kami dan yang menjadi bukti akan kami nilai di situ," katanya.

    Sidang praperadilan hari ini berbarengan dengan sidang pokok kasus e-KTP Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Pembacaan dakwaan ditunda sementara karena alasan kesehatan Setya. Padahal, pembacaan dakwaan disebut akan menggugurkan praperadilan ini.

    Baca: Praperadilan, Saksi Ahli: Hak Imunitas Setya Novanto Tak Berlaku

    Hakim menyatakan saat ini masih menimbang soal pengguguran praperadilan Setya Novanto. Sebab, dimulainya sidang juga disebut dapat menggugurkan praperadilan.

    Meski begitu, Ketut menyatakan dirinya masih optimistis hakim tidak akan menggugurkan praperadilan kliennya. "Saya tidak mau berandai-andai. Kita lihat saja nanti apa yang disikapi Yang Mulia Hakim," kata Ketut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.