Ahli Sebut Bukti di Persidangan Bisa untuk Menjerat Setya Novanto

Tersangka Setya Novanto keluar dari gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, di Jakarta, 6 Desember 2017. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ahli hukum pidana dari Universitas Padjadjaran, Komariah Sapardjaja, menilai alat bukti yang telah digunakan dalam persidangan dapat digunakan kembali untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk dalam perkara kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang menjerat Setya Novanto. Menurut dia, KPK memiliki kewenangan memperoleh alat bukti dari mana pun.

"Bukti dapat diperoleh dari mana pun, bahkan bukti dari perkara lain juga boleh digunakan," kata Komariah, yang juga mantan hakim agung, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 12 Desember 2017.

Baca juga: Saksi Ahli: KPK Bisa Tetapkan Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi

Ia merujuk pada penggunaan sejumlah alat bukti dalam perkara korupsi e-KTP dengan dua terpidana pejabat Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto. Menurut Komariah, KPK bisa menggunakan bukti yang ada dalam persidangan keduanya untuk menjerat Setya Novanto.

Komariah menilai kasus korupsi e-KTP sangat kompleks dengan melibatkan sejumlah nama besar. "Bukti yang digunakan dalam satu perkara tertentu bisa digunakan untuk perkara lain. Apalagi kalau bukti itu kuat untuk menjadikan pemohon sebagai tersangka," tuturnya.

Keterangan ahli yang dihadirkan KPK itu sekaligus membantah anggapan kuasa hukum Setya Novanto, yang mempersoalkan alat bukti yang digunakan penyidik KPK untuk menjerat kliennya. Tim kuasa hukum mempersoalkan alat bukti dalam perkara korupsi proyek e-KTP untuk Irman dan Sugiharto yang juga digunakan untuk Setya Novanto.

Baca juga: Pengacara Setya Novanto: Pemutaran Video Sidang Andi Narogong Tak Relevan

Sidang praperadilan Setya Novanto berpacu dengan waktu sidang perdana pokok perkara Setya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, yang dijadwalkan pada Rabu, 13 Desember 2017. Terakhir, kubu Setya menghadirkan tiga saksi ahli. Hakim Kusno akan memutus praperadilan pada Kamis sore atau Jumat pagi, pekan ini.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

14 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

48 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

29 Juni 2022

KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

Gamawan Fauzi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos selaku Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.


KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

27 Juni 2022

KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan uang itu bisa kembali ke Indonesia karena bantuan pemerintah Amerika Serikat dalam kasus korupsi e-KTP.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.