Densus 88 Tangkap 19 Terduga Teroris dalam Tiga Hari

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terduga tindak pidana terorisme melakukan rekonstruksi di  kawasan Mekarsari, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, 26 Oktober 2017. Densus 88 membawa lima orang terduga teroris melakukan reka ulang adegan terkait dugaan rencana pemboman Istana Negara pada Agustus lalu. TEMPO/Prima Mulia

    Terduga tindak pidana terorisme melakukan rekonstruksi di kawasan Mekarsari, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, 26 Oktober 2017. Densus 88 membawa lima orang terduga teroris melakukan reka ulang adegan terkait dugaan rencana pemboman Istana Negara pada Agustus lalu. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus atau Densus 88 menangkap 19 terduga teroris sejak 9 hingga 11 Desember 2017 di Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat. Sebanyak 12 terduga teroris ditangkap di Sumatera Selatan, 4 di Pekanbaru, Riau, dan 3 di Jawa Timur.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan semua terduga teroris yang telah diringkus itu akan dibawa ke Markas Komando Brigadir Mobil, Kelapa Dua, Depok. "Belum jelas sudah berapa yang dibawa ke Mako Brimob," katanya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 12 Desember 2017.

    Baca:
    Tito: Malaysia Tangkap WNI Terduga Teroris ...
    Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di ...

    Penangkapan para terduga teroris itu untuk mencegah serangan aksi terorisme menjelang Natal 2017 dan tahun baru 2018.

    “Ketiga terduga teroris di Jawa Timur merupakan anggota jaringan teroris Abu Jandal,” ujar Setyo. Mereka sebelumnya tergabung dalam kelompok milisi Negara Islam Irak dan Suriah.

    Empat teroris di Pekanbaru terlibat dalam pengadaan dan pembelian senjata untuk pelatihan teroris di Bukit Gema, Lipat Kain, Kalimantan Barat. Sedangkan 12 terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Sumatera Selatan juga diduga melakukan pelatihan di Bukit Gema Kampar, Riau.

    Baca juga: Dalam Tempo 6 Jam, Densus 88 Tangkap 9 Terduga Teroris ...

    Meski polisi gencar menangkap terduga teroris, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Setyo memastikan saat ini belum ada ancaman serangan teror menjelang Natal dan tahun baru 2018. "Sampai hari ini belum ada ancaman aksi terorisme Natal dan tahun baru," kata Tito di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Desember 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.