Istri Nurhadi Jadi Staf Ahli Menteri PAN-RB, Begini Tanggapan KPK

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KPK Anggap Tin Zuraida Sembunyikan Dokumen

    KPK Anggap Tin Zuraida Sembunyikan Dokumen

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengangkat Tin Zuraida sebagai anggota staf ahli menteri. Keputusan itu ditentang karena Tin turut dibidik Komisi Pemberantasan Korupsi dalam perkara suap yang melibatkan suaminya, bekas Sekretaris Jenderal Mahkamah Agung Nurhadi Abdurachman.

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan rekam jejak calon anggota staf ahli seharusnya menjadi pertimbangan Kementerian sebelum melantik Tin. Begitu pula komitmen antikorupsi calon tersebut, karena staf ahli bertugas memberi nasihat dan bertanggung jawab langsung kepada menteri. “Pengangkatan pejabat atau pegawai aparatur sipil negara semestinya mencermati latar belakang pegawai tersebut," ujar Febri, Senin, 11 Desember 2017.

    Baca: Istri Nurhadi Jadi Staf Ahli, Ini Penjelasan Kementerian PAN-RB

    Rekam jejak Tin bermasalah sejak pertengahan tahun lalu. Saat penyidik menggeledah rumahnya pada pertengahan April 2016 dalam perkara suap yang diduga melibatkan suaminya, Tin kedapatan tengah membuang sejumlah dokumen ke dalam toilet. KPK menduga pasangan itu hendak menghilangkan dokumen penting. Hingga kini, keduanya berstatus saksi dalam kasus suap perkara kasasi Grup Lippo yang melibatkan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

    Pengangkatan Tin sebagai anggota staf ahli Menteri PAN-RB Asman Abnur mengarahkan mata publik kembali ke kasus suap suaminya. Dalam perkara tersebut, seorang panitera PN Jakarta Pusat yang diduga kerap meminta bantuan penanganan perkara di Mahkamah Agung kepada Nurhadi telah divonis. Uang penanganan perkara kerap dititipkan lewat Tin Zuraida, sehingga rekeningnya turut dianalisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

    Sama seperti suaminya, Tin adalah birokrat senior di Mahkamah Agung. Sebelum menjadi anggota staf ahli Menteri Asman, ia menjabat Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, Pelatihan Hukum, dan Peradilan Mahkamah Agung.

    Simak pula: KPK Bisa Blokir Rekening Jumbo Istri Nurhadi  

    Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman, mengatakan Tin telah dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum pada 27 November 2017. Herman menyebutkan Tin lolos seleksi terbuka yang digelar sejak Desember tahun lalu. “Setelah hampir setahun tidak ada perkembangan fakta hukum tentang yang bersangkutan, akhirnya dia ditetapkan dan dilantik,” kata Herman.

    Kementerian, kata Herman, akan mengevaluasi jabatan Tin. Adapun Tin tak bisa ditemui hingga kemarin. Tempo mendatangi rumah mewah Tin di Jalan Hang Lekir V, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun seorang penjaga rumah mengatakan Tin dan suaminya, Nurhadi, tak lagi tinggal di sana.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.