Target WTP 2017 BKKBN Gelar Rakorwas

Target WTP 2017 BKKBN Gelar Rakorwas

INFO NASIONAL - Dua lagu dari paduan suara pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) membuka kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) bagi para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama dari semua perwakilan di Indonesia, di Hotel Santika Premier Bintaro, Minggu, 10 Desember 2017.

Laporan panitia penyelenggara menyebut sebanyak 70 peserta mengikuti kegiatan tersebut, dengan harapan bisa lebih mengoptimalkan pengawasan kegiatan pada lingkupnya masing masing, baik perwakilan daerah maupun pusat. Narasumber yang mengisi acara pada hari kedua kegiatan Rakorwas terdiri atas instansi Kejaksaan Agung RI, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bareskrim Kepolisian RI, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Acara yang berlangung selama tiga hari itu sebagai upaya dalam meningkatkan efektivitas manajemen risiko, memelihara, dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas serta fungsi BKKBN. Sehingga nantinya diharapkan lembaga yang menangani masalah keluarga berencana ini bisa terbebas dari masalah penyelewengan anggaran dan korupsi yang menjadi momok.

Rakorwas kali ini menitikberatkan pada Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), SPIP ini merupakan unsur yang sangat penting dalam mewujudkan pemerintahan yang baik. Dalam sambutannya, Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal mengatakan SPIP atau peningkatan pengawasan menjadi perhatian presiden dan peraturan pemerintah, yang mengatur hal tersebut sudah keluar, maka BKKBN juga harus kuat dalam mengambil posisi pengawasan ini.

“Jadi, kegiatan ini semacam sistem evaluasi pengawasan kita di BKKBN. Apakah peran unsur masing-masing ini jalan atau tidak? Apakah ada kemajuan atau tidak di dalam kinerja program dan anggaran pada masing-masing komponen, karena yang hadir di sini semua pejabat eselon dua,” katanya.

Lebih lanjut, Nofrijal menyadari selama dua tahun ini BKKBN mendapatkan opini WDP (Wajar dengan Pengecualian), sehingga membuat semangat kerja jajarannya tidak optimal. “Maka di tahun ini, kami upayakan untuk mencapai WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dengan salah satu upayanya adalah kegiatan Rakorwas ini. Kami telah sepakat pengawasan ini adalah salah satu faktor dari keberhasilan kinerja,” ujarnya.

Dalam bidang apa pun, manajemen klasik menyatakan tiga hal, yang utama adalah perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring atau pengawasan. Dalam hal pengawasan, Ketua Pelaksana Kegiatan Rakorwas BKKBN Agus Sukiswo mengatakan, target dalam kegiatan ini pertama, semua sumber daya manusia (SDM) pengelola keuangan harus betul-betul paham mengenai standar akuntansi pemerintah. Kedua, semua pimpinan harus paham juga mengenai SPIP, ketiga semua unsur di sini harus taat dan patuh pada aturan, dan keempat semua harus transparan terhadap program keuangan. “Nah, jika keempat itu sudah bisa dikendalikan, saya yakin WTP bisa dicapai BKKBN,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga secara simbolis diberikan penyematan pin komitmen BKKBN meraih WTP, sekaligus komitmen lembaga ini bisa bebas dari korupsi dan penyelewengan anggaran. Penyematan pin komitmen diberikan kepada semua peserta yang hadir. Hal ini dilakukan agar jiwa ketaatan melekat pada diri masing-masing unsur, sehingga terwujud target dari kegiatan Rakorwas bagi Pejabat Tinggi Madya dan Pratama BKKBN tahun 2017. (*)






Guru TIK Batam Makin Melek Digital

31 hari lalu

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.


Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

13 Februari 2022

Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Caranya dengan terus mendorong pelaku UMK ini dapat masuk ke dalam ekosistem pengadaan barang/jasa yang dikembangkan LKPP melalui Katalog Elektronik.