Nasihat Moeldoko, Agar Panglima Hadi Menjaga Netralitas TNI

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Moeldoko. dok.TEMPO

    Moeldoko. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak harapan dan pesan dari berbagai tokoh dan masyarakat terhadap Panglima TNI yang baru Marsekal Hadi Tjahjanto. Salah satunya dari Jenderal Moeldoko.  Mantan Panglima TNI berpesan kepada Hadi Tjahjanto agar tidak mudah dipengaruhi siapapun dalam menjalankan tugas sebagai Panglima TNI demi menjaga netralitas TNI.

    "Pesan saya kepada Panglima TNI, jangan pernah mau dipengaruhi oleh siapapun. Panglima TNI harus menjaga netralitas," kata Moeldoko lewat sambungan telepon pada Sabtu, 9 Desember 2017.

    BACA: Gatot Nurmantyo Bicara Mengapa Sertijab Panglima TNI Dipercepat

    Menurut Moeldoko, menjadi pemimpin harus bisa netral dalam bertindak. Sedangkan, bila ada posisi yang harus dibela maka keamanan negara adalah yang paling utama.

    Posisi netral yang dimaksud Moeldoko mengacu pada tahun politik 2018- 2019. Adapun keamanan nasional bisa terjaga karena seharusnya posisi TNI tidak bisa mempengaruhi dan dipengaruhi oleh dunia politik.

    Moeldoko menambahkan, Panglima harus bisa menjaga agar TNI solid secara internal dan eksternal. Hal ini perlu dilakukan agar TNI memiliki kekuatan yang disegani oleh negara lain.

    Seperti diketahui, Hadi Tjahjanto kini telah resmi menjabat sebagai Panglima TNI menggantikan Gatot Nurmantyo. Sebelumnya, serah terima jabatan ini telah disetujui oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam rentan waktu yang cukup singkat.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.