Hadi Tjahjanto: Netralitas TNI Akan Kami Jaga di Atas Segalanya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, 8 Desember 2017. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, 8 Desember 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, menyatakan bahwa dirinya siap menjaga netralitas TNI di dalam tahun politik 2018-2019. Menurutnya, netralitas TNI adalah yang terpenting.

    "Netralitas TNI akan kami jaga di atas segala-galanya," ujar Hadi seusai pelantikannya di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat, 8 Desember 2017.

    Baca juga: Panglima TNI Hadi Tjahjanto Berterima Kasih ke Gatot Nurmantyo

    Sebagaimana diketahui, dua jenis pemilu akan digelar pada 2018 dan 2019 nanti. Di tahun 2018, akan digelar Pemilihan Kepala Daerah secara serentak di 171 wilayah. Sementara itu, di tahun 2019, akan diselenggarakan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden.

    Hadi tak menyampaikan secara tegas seperti apa strateginya untuk menjaga netralitas TNI. Ia hanya mengatakan bahwa netralitas TNI merupakan pesan dari pendahulunya, Jenderal Gatot Nurmantyo.

    Baca juga: Soal Mutasi 85 Pati TNI, Hadi Tjahjanto: Mutasi Itu Ada Aturannya

    "Kami, bersama-sama komponen lain, dengan Polri, akan senantiasi menjaga jalannya pemilihan umum. Kami solid dengan Polri untuk menjaga pesta demokrasi itu," ujar Hadi Tjahjanto.

    Secara terpisah, Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa dirinya tidak berpolitik ataupun berkomunikasi dengan partai politik hingga penghujung masa aktifnya. Sebab, walaupun dirinya bukan lagi Panglima TNI, dirinya tetap perwira TNI aktif yang tidak diizinkan berpolitik.

    "Purna-nya kan juga masih nanti. Hal yang jelas, sebagai prajurit, nilai-nilai juang saya tidak akan luntur. Apa yang diperlukan negara ini, saya siap," ujarnya mengakhiri.

    Menurut beberapa survei, elektabilitas Gatot Nurmantyo menanjak selama satu tahun terakhir. Bahkan Gatot disebut-sebut bisa dipasangkan dengan Joko Widodo sebagai calon wakil presiden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.