Soal Trump dan Yerusalem, DPR Akan Lobi Ketua Parlemen Dunia

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Donald Trump dengan ditemani Wakil Presiden Mike Pence, menunjukkan tandatangan hasil pernyataannya di Gedung Putih, di Washington, AS, 6 Desember 2017. Selama tujuh dekade, AS bersama dengan hampir seluruh negara lainnya di dunia, menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sejak negara itu mendeklarasikan pendiriannya pada 1948. REUTERS

    Presiden Donald Trump dengan ditemani Wakil Presiden Mike Pence, menunjukkan tandatangan hasil pernyataannya di Gedung Putih, di Washington, AS, 6 Desember 2017. Selama tujuh dekade, AS bersama dengan hampir seluruh negara lainnya di dunia, menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sejak negara itu mendeklarasikan pendiriannya pada 1948. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Taufik Kurniawan mengaku sangat menyesalkan kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui wilayah Yerusalem sebagai milik Israel. Bahkan Trump akan memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

    Berkaitan dengan itu, Taufik mengatakan sebagai institusi negara, DPR akan melakukan lobi-lobi diplomasi dalam rapat, pertemuan, maupun seminar parlemen dunia. Ia juga mengatakan DPR akan melakukan koordinasi dengan sejumlah ketua parlemen dunia.

    Baca: Jokowi Anggap Langkah Trump Soal Yerusalem Ancam Stabilitas Dunia

    “Untuk menyampaikan penyesalan dan penolakan keras kami terkait hal ini,” kata Taufik di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 7 Desember 2017.

    Taufik mengatakan DPR menyerahkan tindak lanjut berikutnya kepada Kementerian Luar Negeri, terutama berkaitan dengan aspek kebijakan politik pemerintahan. Ia pun berpendapat langkah Presiden Joko Widodo mendorong diselenggarakannya sidang Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) sangat tepat.

    Baca: Fadli Zon Kecam Pernyataan Donal Trump Soal Yerusalem

    Menurut Taufik, hal itu merupakan salah satu langkah diplomasi yang memperkuat sikap pemerintah soal permasalahan ini. “Sehingga bukti keseriusan itu harus kita apresiasi juga,” ujarnya.

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pengumuman secara resmi di Washington DC pada Rabu, pukul 13.00 waktu setempat, atau Kamis, pukul 01.00 WIB. Trump mengatakan Amerika mengakui Yerusalem sebagai wilayah Israel, dan akan memindahkan Kedutaan Besar Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem. Trump menyebut pengakuan Yerusalem sebagai milik Israel tidak lain sebagai pengungkapan fakta sebagaimana mestinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?