Bos First Travel Andika Surachman Janji Berangkatkan Jamaah Umrah

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bos First Travel, Anniesa Devitasari Hasibuan dan Andika Surachman menghadiri rapat kreditur penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) PT First Travel di  Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, 5 Desember 2017. Dalam proposal yang dibacakan Andika, menyatakan bahwa mereka sebagai Direktur dan Komisaris First Travel bertekad merampungkan kewajiban mereka kepada jamaah (kreditur) yang belum diberangkatkan umrah. Tempo/ Ilham Fikri

    Bos First Travel, Anniesa Devitasari Hasibuan dan Andika Surachman menghadiri rapat kreditur penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) PT First Travel di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, 5 Desember 2017. Dalam proposal yang dibacakan Andika, menyatakan bahwa mereka sebagai Direktur dan Komisaris First Travel bertekad merampungkan kewajiban mereka kepada jamaah (kreditur) yang belum diberangkatkan umrah. Tempo/ Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Depok - Tiga tersangka kasus dugaan penipuan dan tindak pidana pencucian uang First Travel diserahkan oleh penyidik dari Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri ke Kejaksaan Negeri Kota Depok. Anniesa Hasibuan, Andika Surachman, dan Kiki Hasibuan menggunakan pakaian tahanan warna jingga saat digiring keluar dari mobil Kijang Innova warna hitam.

    "Saya akan memberangkatkan para jemaah," kata Andika Surachman sebelum memasuki gedung Kejari Kota Depok, Kamis, 7 Desember 2017.

    Baca juga: Bos First Travel Andika dan Anniesa Diserahkan ke Kejaksaan Depok

    Anniesa Hasibuan yang mengkombinasikan pakaian tahanan dengan kerudung warna merah muda tidak menanggapi pertanyaan yang disampaikan awak media. Kiki Hasibuan juga tidak memberikan komentar terkait pelimpahan kasus dugaan tindak pencucian uang yang dituduhkan ke kejaksaan.

    Menurut Andika, walaupun masih dalam tahanan, dirinya akan bertanggungjawab untuk memberangkatkan para jemaah untuk menunaikan ibadah umroh. "Kami siap untuk memberangkatkan 50 Ribu jemaah," katanya.

    Kuasa Hukum Anniesa Hasibuan dan Andika Surachman, Rusdianto Matulatua menambahkan gugatan kepailitan untuk First Travel ditangguhkan. Konsekuensi dari tidak dipailitkannya First Travel maka seluruh jamaah akan diberangkatkan. "Restruktrurisasi perusahaan First Travel akan dilakukan," katanya.

    Baca juga: Bos First Travel Buat 4 Surat Kesanggupan Selesaikan Kewajiban

    Menurut Rusdianto, saat ini sudah ada beberapa investor dan kreditor yang ingin menyuntikkan dana ke First Travel. Mereka hanya butuh kepastian hukum sebelum melakukan kerja sama. "Sudah ada pembicaraan sebelum perjanjian kerja sama untuk memberangkatkan jemaah dilakukan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?