Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ada Soal Khilafah di Ujian Madrasah Aliyah, 9 Guru Diperiksa

image-gnews
Ilustrasi Ujian Nasional. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Ilustrasi Ujian Nasional. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Iklan

TEMPO.CO, Banjarmasin - Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menarik semua soal mata pelajaran Fiqih saat Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil kelas XII tahun ajaran 2017/2018. Kepala KanwilKemenagKalsel, NoorFahmi, mengatakan penarikan soal itu karena ada materi yang menyinggung sistem khilafah dan khalifah.

Noor Fahmi mengatakan pihaknya terpaksa mencabut soal itu karena menuai kecaman di media sosial. Menurut dia, ada sembilan guru yang bertugas menyusun soal ujian mata pelajar Fiqih untuk PAS di semua Madrasah Aliyah se-Kalimantan Selatan. Heboh soal mata pelajaran Fiqih mencuat ketika hari kedua ujian PAS pada Selasa lalu, 5 Desember 2017.

Baca juga: Ketua MUI Ma`ruf Amin Uraikan Kenapa Sistem Khilafah Tak Diminati  

Sembilan guru itu tergabung ke dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Aliyah se-Kalsel. “Irjen (Inspektur Jenderal) Kemenag sedang memeriksa sembilan guru yang menyusun soal,” kata Noor Fahmi kepada Tempo, Kamis 7 Desember 2017.

Ia belum tahu sanksi terhadap sembilan guru yang kedapatan mencantumkan materi khilafah dan khalifah di soal PAS Madrasah Aliyah se-Kalsel. Sebagai gantinya, Noor Fahmi meminta setiap sekolah Madrasah Aliyah untuk membuat soal mata pelajaran Fiqih secara mandiri.

“Soal yang disusun MGMP berlaku untuk Madrasah Aliyah swasta dan negeri. Ujian susulan mata pelajaran Fiqih tanggal 15 Desember, setelah PAS selesai,” ujar Noor Fahmi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Wakil Kepala Madrasah Aliyah Negeri 4 Banjar di Kota Martapura, Zahroni, mengatakan sudah mengembalikan materi soal pelajaran Fiqih yang sempat diujikan tersebut. Menurut Zahroni, materi soal khilafah dan khalifah sejatinya sesuai yang diajarkan di sekolahan. Tapi karena sudah keputusan Kemenag Kalsel, Zahroni pun membatalkan ujian pelajaran Fiqih yang diikuti oleh 209 siswa di MAN 4 Banjar.

“Memang ada materi khilafah dua bab, dan materi yang diujikan sesuai yang dipelajari di sini. Mungkin sekarang masalah radikalisme sedang panas-panasnya, jadi dilarang. Ada 40 pertanyaan di soal ujian,” ujar Zahroni, seraya menambahkan guru MAN 4 Banjar akan membikin soal pelajaran Fiqih sebagai pengganti soal yang ditarik.

Baca juga: Disebut Usung Konsep Khilafah di Indonesia, Ini Pengakuan HTI

Tempo mendapatkan salinan soal mata pelajaran Fiqih. Setiap pertanyaan memiliki lima opsi jawaban yang harus dipilih salah satu peserta ujian. “Berdasarkan pendapat yang diikuti mayoritas umat Islam (mu'tabarah), hukum mendirikan khilafah itu...” begitu pertanyaan nomor tiga di soal PAS mata pelajaran Fiqih.

"Kalau di Indonesia ya hukumnya Mubah, kan Indonesia bukan negara Islam. Kalau di Arab Saudi hukumnya wajib, karena negara Islam," kata Zamroni merespons pertanyaan tersebut.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

23.000 Visa Jemaah Haji Reguler Indonesia Sudah Terbit

2 hari lalu

Jamaah haji mengelilingi Ka'bah, 1 Juli 2022. REUTERS/Mohammed Salem
23.000 Visa Jemaah Haji Reguler Indonesia Sudah Terbit

Kementerian Agama sedang menyiapkan dokumen dan memproses visa jemaah haji regular Indonesia.


Kemenag Bentuk Tim Percepatan Pengembangan Zakat dan Wakaf

3 hari lalu

Petugas melayani umat Islam yang membayar zakat fitrah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, 4 April 2024.. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Masjid Istiqlal membuka layanan pembayaran zakat fitrah berupa 3,5 liter beras atau uang senilai Rp50.000 yang berlangsung hingga malam takbiran. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Kemenag Bentuk Tim Percepatan Pengembangan Zakat dan Wakaf

Tim ini dibentuk sebagai upaya Kemenag dalam mengoptimalkan pemanfaatan potensi besar yang terdapat dalam zakat dan wakaf.


Idul Fitri 1445 H, Kapolri Singgung soal Toleransi

14 hari lalu

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Penglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan keterangan kepada wartawan usai acara buka puasa bersama TNI-Polri di Jakarta, Selasa, 2 April 2024. ANTARA/Laily Rahmawaty
Idul Fitri 1445 H, Kapolri Singgung soal Toleransi

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengucapkan selamat Idul Fitri 1445 H. Ia menyinggung tentang toleransi.


Simak Perbedaan Metode Hilal dan Hisab Penentu 1 Syawal Hari Idul Fitri atau Lebaran 2024

15 hari lalu

Petugas Kantor Kemenag Kota Sabang melakukan pemantauan hilal di Tugu Kilometer Nol Indonesia, Kota Sabang, Aceh, Minggu, 10 Maret 2024. Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024 ANTARA/Khalis Surry
Simak Perbedaan Metode Hilal dan Hisab Penentu 1 Syawal Hari Idul Fitri atau Lebaran 2024

Menentukan 1 syawal Idul Fitri atau lebaran terdapat metode hisab dan rukyatul hilal. Apa perbedaan kedua sistem itu?


Sidang Isbat Menjelang Lebaran, Diadakan pada 9 April 2024 hingga Pemantauan Hilal di 120 Lokasi

16 hari lalu

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1445 Hijriah di Kantor Kemenag, Jakarta, Minggu, 10 Maret 2024. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Sidang Isbat Menjelang Lebaran, Diadakan pada 9 April 2024 hingga Pemantauan Hilal di 120 Lokasi

Sidang isbat akan diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama


Jemaah Masjid Aolia Gunungkidul Sudah Rayakan Idul Fitri, Begini Asal Usul Jemaah Mbah Benu

17 hari lalu

Umat muslim jamaah Masjid Aolia bersiap untuk melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri di Giriharjo, Panggang, Gunung Kidul, D.I Yogyakarta, Jumat, 5 April 2024. Jamaah Masjid Aolia menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1445 H pada Jumat (5/4/2024) didasari petunjuk dari pimpinan jamaah Masjid Aolia, KH Raden Ibnu Hajar Sholeh atau yang biasa dikenal dengan nama Mbah Benu. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Jemaah Masjid Aolia Gunungkidul Sudah Rayakan Idul Fitri, Begini Asal Usul Jemaah Mbah Benu

Jemaah Masjid Aolia di Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta telah merayakan Idul Fitri. Bagaimana asal usul jemaah asuhan Mbah Benu ini?


BPJPH Tegaskan Tidak akan Menunda Pelaksanaan Wajib Sertifikasi Halal

20 hari lalu

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham (tengah)/Tempo-Mitra Tarigan
BPJPH Tegaskan Tidak akan Menunda Pelaksanaan Wajib Sertifikasi Halal

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menolak permintaan Menteri Teten Masduki terkait penundaan wajib sertifikasi halal.


Juli 2024, Kemenag Wajibkan Calon Pengantin Ikut Bimbingan Perkawinan

25 hari lalu

Ilustrasi Pernikahan/Alissha Bride
Juli 2024, Kemenag Wajibkan Calon Pengantin Ikut Bimbingan Perkawinan

Kemenag mewajibkan calon pengantin ikut bimbingan perkawinan. Jika tidak, pengantin tak bisa mencetak buku nikah.


Ditjen Bimas Hindu Bahas Peradilan Agama Hindu dengan PPTKHI

34 hari lalu

Ditjen Bimas Hindu Bahas Peradilan Agama Hindu dengan PPTKHI

Tercapai tiga rekomendasi yang disepakati 13 PTKH.


Ditjen Bimas Hindu Bahas Juknis Pelaksanaan Pendidikan Widyalaya

35 hari lalu

Ditjen Bimas Hindu Bahas Juknis Pelaksanaan Pendidikan Widyalaya

Ditjen Bimas Hindu berupaya menyelesaikan 13 regulasi turunan dari Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pendidikan Widyalaya.