KPK Jebloskan Bupati Rokan Hulu Suparman ke LP Sukamiskin

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Rokan Hulu Suparman keluar dari mobil tahanan sebelum masuk kedalam Rumah Tahanan di Gedung KPK, Jakarta, 7 Juni 2016. KPK menahan Suparman setelah dirinya menjalani pemeriksaan selama lima jam atas kasus suap rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Riau 2014-2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Bupati Rokan Hulu Suparman keluar dari mobil tahanan sebelum masuk kedalam Rumah Tahanan di Gedung KPK, Jakarta, 7 Juni 2016. KPK menahan Suparman setelah dirinya menjalani pemeriksaan selama lima jam atas kasus suap rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Riau 2014-2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi Bupati Rokan Hulu nonaktif, Suparman, dan Ketua DPRD Riau periode 2009-2014 Johar Firdaus. Keduanya merupakan tersangka kasus penerimaan suap rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Rokan Hulu.

    KPK mengeksekusi Johar dan Suparman atas putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap kasasi keduanya. Johar dan Suparman dieksekusi ke Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, hari ini. "Hari ini dilakukan eksekusi terhadap Suparman dan Johan," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di kantornya, Rabu, 6 Desember 2017.

    Baca juga: Bupati Suparman Batal Dilantik Akibat Jadi Tersangka Korupsi

    Seperti dikutip dari Antara, Suparman dan Johar tiba di Lapas Sukamiskin, Bandung, hari ini. Suparman dan Johar datang menggunakan mobil tahanan KPK di Lapas Sukamiskin sekitar pukul 18.00.

    Saat turun dari mobil tahanan, Suparman mengenakan kemeja kotak-kotak warna biru, sementara Johar memakai kemeja kotak-kotak abu-abu, topi biru, dan menggandeng tas jinjing berwarna hitam. Keduanya lantas langsung masuk ke lapas dan tidak menyapa wartawan yang telah menunggu sejak siang.

    Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Davi mengatakan setelah masuk ke lapas, keduanya akan menjalani serangkaian tahapan, seperti pemeriksaan berkas dan kesehatan serta masa pengenalan lingkungan (mapenaling).

    "Untuk pemeriksaan kesehatan mungkin dilakukan besok karena sudah terlalu malam. Sekarang pemeriksaan berkas, kemudian karantina di blok utara untuk pemeriksaan selanjutnya," ujarnya.

    Baca juga: Bupati Rokan Hulu Suparman Ditahan KPK 

    Selama seminggu masa mapenaling, keduanya tidak boleh dijenguk keluarga ataupun pengacara hukum. "Setelah seminggu, baru boleh (dijenguk), tapi terbatas itu juga," katanya.

    Februari lalu, Bupati Rokan Hulu Suparman divonis bebas oleh pengadilan. Suparman disebut tidak terbukti menerima suap dari Annas Maamun selaku Gubernur Riau. Namun delapan bulan menghirup udara bebas, Suparman kembali dijebloskan ke penjara ketika MA mengabulkan kasasi yang diajukan KPK pada 11 November lalu. Sedangkan Johar sebelumnya ditahan di Lapas Bangkinang, Riau.

    Eksekusi terhadap keduanya dilakukan setelah KPK menerima putusan kasasi MA itu. "KPK sudah menerima petikan putusannya pada 30 November lalu. Karena putusan kasasi yang berkekuatan hukum tetap ini, maka eksekusi dilakukan ke Lapas Sukamiskin," ucap Febri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.