Bima Arya: Jumlah Ruangan Terbatas Jadi Persoalan Utama RSUD Kota Bogor

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bogor Bima Arya tinjau RSUD Bogor, Selasa, 5 Desember 2017 (dok Pemkot Bogor)

    Walikota Bogor Bima Arya tinjau RSUD Bogor, Selasa, 5 Desember 2017 (dok Pemkot Bogor)

    INFO NASIONAL – Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau sekaligus mengevaluasi pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor. Kehadiran Bima berbarengan dengan berlangsungnya proses akreditasi RSUD Kota Bogor oleh tim akreditasi pusat. Bima mengevaluasi pelayanan mulai antrean pengunjung, ruang perawatan, fasilitas, hingga pelayanan kegawatdaruratan.

    “Persoalan utama di RSUD adalah jumlah pasien yang datang. Fasilitas tempat tidur yang dimiliki RSUD sebanyak 295 buah, sementara yang datang berobat lebih dari 1.500 orang,” ujarnya disela peninjauan ke RSUD, Selasa, 5 Desember 2017.

    Demikian pula pelayanan di instalasi gawat darurat (IGD). Menurut Bima, fasilitas tempat tidur yang tersedia hanya 30 sedangkan pasien yang datang per hari mencapai 200 orang.

    “Jadi, jelas sekali fasilitasnya masih sangat kurang dan harus secepatnya membangun. Intinya, kekurangan tempat tidur sementara pengunjungnya terlalu banyak,” katanya.

    Bima menegaskan di RSUD Kota Bogor tidak ada penolakan pasien. Namun merujuk pasien tersebut ke rumah sakit lain, karena tempat tidur di RSUD sudah terisi penuh.

    Turut mendampingi Bima berkeliling meninjau pelayanan RSUD, Humas RSUD Bogor, Camat Bogor Barat Pupung W. Purnama, Lurah Menteng Heru Sudewo. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.