Nusron Wahid: Munaslub Golkar Bisa Mundur dari Rencana

Nusron Wahid gundulkan rambutnya terkait nazarnya jika Jokowi-JK menang akan cukur habis rambutnya di Jakarta, 22 Juli 2014. (posmetro)

TEMPO.CO, Bogor - Ketua Badan Pemenangan Pemilu I Partai Golkar Nusron Wahid mengungkapkan waktu pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar masih belum pasti. Dari kabar terbaru, kata dia, pelaksanaan Munaslub Golkar bisa mundur dari rencana.

"Teman-teman pengurus DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Golkar sedang bernegosiasi waktu dengan Plt (pelaksana tugas) Ketua Umum, Idrus Marham. Itu antara tanggal 16 dan 18 Desember 2017," ujarnya kepada awak media, Selasa, 5 Desember 2017.

Baca juga: Nusron Wahid Kembali Suarakan Pelengseran Setya Novanto

Sejumlah kader Golkar mendorong pelaksanaan munaslub seusai Ketua Umum Golkar nonaktif, Setya Novanto, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik. Munaslub itu bertujuan menentukan nasib Setya di Golkar dan mencari penggantinya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat mengklaim Munaslub Golkar akan digelar pada pekan pertama atau kedua Desember. Adapun realistisnya, menurut dia, Munaslub Golkar digelar pada 15 Desember 2017.

Nusron melanjutkan, sejumlah kader berharap kepastian Munaslub Golkar segera didapat. Sebab, pemilihan kepala daerah serentak 2018 makin dekat dan sejumlah kader khawatir Golkar tidak bisa ikut karena tidak memiliki ketua umum dan sekjen definitif.

"Ada tanda tangan dari DPD 1 itu saja sudah bisa dianggap kegentingan. Kalau tidak ada Munaslub Golkar, tidak bisa ikut pilkada. Itu apa tidak genting?" ujarnya.

Ketika ditanyai soal perkembangan negosiasi terbaru antara pengurus DPP dan kader yang mendorong pelaksanaan Munaslub Golkar, Nusron Wahid berujar tengah terjadi perdebatan apakah mekanisme Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar akan diloncati atau tidak. Umumnya, munaslub diawali dengan rapat pleno serta rapimnas.






Beredar Gus Ipul dan Nusron Wahid Masuk Kepengurusan PBNU, Pengamat Masih Ragu

9 Januari 2022

Beredar Gus Ipul dan Nusron Wahid Masuk Kepengurusan PBNU, Pengamat Masih Ragu

Pengamat politik Unair Kacung Marijan ragu Gus Ipul bersedia menjadi pengurus PBNU karena masih menjabat Wali Kota Pasuruan.


Airlangga Hartarto Hadiri Haul Ki Ageng Gribig

23 September 2021

Airlangga Hartarto Hadiri Haul Ki Ageng Gribig

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menghadiri acara haul dan sholawat memperingati wafatnya Ki Ageng Gribig.


Airlangga Akan Mengikuti Istighosah dan Sholawat Nariyah Majelis Ahlu Hidayah

18 Juli 2021

Airlangga Akan Mengikuti Istighosah dan Sholawat Nariyah Majelis Ahlu Hidayah

Menteri Airlangga akan mengikuti 'Istighatsah dan Shalawat Nariyah Jelang Wukuf Arafah' pada malam ini, 18 Juli 2021, yang dimulai pukul 18.30 WIB


Anggota DPR Ubah Pesantren di Kudus Jadi Lokasi Isolasi Pasien Covid-19

17 Juni 2021

Anggota DPR Ubah Pesantren di Kudus Jadi Lokasi Isolasi Pasien Covid-19

Upaya menjadikan pesantren di Kudus sebagai lokasi isolasi mandiri pasien Covid-19 untuk mencegah penularan kepada orang terdekat.


Nusron Wahid Persoalkan Rapat Bidang DPP Golkar

4 September 2019

Nusron Wahid Persoalkan Rapat Bidang DPP Golkar

Nusron Wahid menganggap rencana DPP Golkar menggelar rapat Korbid pada 6-10 September 2019, bukanlah hal yang diperlukan.


Kantor DPP Golkar Dijaga Polisi, Kubu Bamsoet Mengungsi ke Hotel

4 September 2019

Kantor DPP Golkar Dijaga Polisi, Kubu Bamsoet Mengungsi ke Hotel

Nusron menyebut bahwa dia dan anggota kubu pendukung Bamsoet di Golkar hanya menggelar rapat konsolidasi, bukan rapat pleno.


KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus Bowo Sidik

17 Mei 2019

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus Bowo Sidik

KPK membuka peluang memeriksa Nusron Wahid dalam perkara Bowo Sidik.


Nusron Wahid Diperkirakan akan Melenggang Lagi ke Senayan

6 Mei 2019

Nusron Wahid Diperkirakan akan Melenggang Lagi ke Senayan

Nama Nusron Wahid disebut-sebut oleh anggota DPR Bowo Sidik Pangarso dalam pusaran kasus suap pengangkutan antara PT Pupuk Indonesia Logistik.


'Nyanyian' Bowo Sidik. KPK: Perlu Diverifikasi dengan Bukti

10 April 2019

'Nyanyian' Bowo Sidik. KPK: Perlu Diverifikasi dengan Bukti

KPK menyatakan perlu memverifikasi pernyataan itu dengan bukti dan keterangan saksi lain.


Bowo Sidik Pangarso: Nusron Wahid Orang Muslim yang Beriman Ya?

10 April 2019

Bowo Sidik Pangarso: Nusron Wahid Orang Muslim yang Beriman Ya?

Tersangka kasus dugaan suap kerja sama pengangkutan pupuk, Bowo Sidik Pangarso menyindir koleganya di Partai Golkar Nusron Wahid.