Polisi Makassar Bubarkan Acara yang Diduga Kontes Miss Waria

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penggerbekan polisi.TEMPO/Amston Probel

    Ilustrasi penggerbekan polisi.TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Makassar - Aparat Kepolisian Sektor Ujung Pandang membubarkan kegiatan waria bertemakan Malam Grand Final Duta HIV/ AIDS dan Narkoba di Hotel Singgasana Makassar, Senin malam 4 Desember. Sebab acara tersebut tak mengantongi izin dari kepolisian.

    "Memang mereka mengajukan izin tadi pagi ke Polsek dan Polres. Tapi kita tak berikan izin, " tutur Kepala Kepolisian Sektor Ujung Pandang Komisaris Wahyu, Senin malam.

    Ia menjelaskan bahwa kegiatan itu berawal dari laporan anggota soal kegiatan para waria di Hotel Singgasana, meski mereka tak memiliki izin. Wahyu pun langsung bergegas menuju ke lokasi bersama personel lainnya. "Kegiatan ini diduga berkaitan dengan aktivitas kontes Miss Waria," tutur dia. "Jadi duta HIV AIDS hanya modus saja."

    Saat personel kepolisian mendatangi lokasi, terlihat puluhan waria berpakaian seperti ratu langsung membubarkan diri dan disuruh pulang ke rumahnya masing-masing. "Tapi ada juga yang tinggal di hotel karena ada dari beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Dan rencananya acara ini hanya dilakukan malam ini saja," ujar Wahyu.

    Menurut Wahyu, kegiatan ini terpaksa dibubarkan lantaran dikhawatirkan menimbulkan masalah besar di kalangan warga setempat. "Acara ini rawan memicu kerusuhan karena bisa memancing amarah warga."

    Adapun Wakil Ketua Kerukunan Waria Makassar Angel enggan berkomentar. "Maaf tunggu saja konferensi persnya ya, saya no coment," ucap dia dengan singkat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.