Fadli Zon: Belum Ada Update dari MKD Soal Setya Novanto

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan Rapat Paripurna Fadli Zon mengetuk palu saat mengesahkan UU Ormas pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 24 Oktober 2017. DPR menyetujui UU Ormas melalui opsi voting. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pimpinan Rapat Paripurna Fadli Zon mengetuk palu saat mengesahkan UU Ormas pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 24 Oktober 2017. DPR menyetujui UU Ormas melalui opsi voting. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) belum memberikan laporan terkait pemeriksaan Ketua DPR Setya Novanto yang dilakukan pekan lalu di KPK.

    "Belum ada update dari MKD, kami masih menunggu konfirmasi," kata Fadli Zon saat ditemui di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Senin, 4 Desember 2017.

    Baca juga: Pemeriksaan Setya Novanto, MKD: Hasilnya Akan Dikonfirmasi Dulu

    Sebelumnya, Wakil Ketua MKD, Sarifuddin Sudding mengatakan hasil pemeriksaan Setya yang dilakukan di Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis, 30 November 2017 itu masih diteliti. Sarifuddin mengatakan, nantinya konfirmasi akan dilakukan kepada pihak-pihak terkait seperti pimpinan dan Sekretariat Jenderal DPR.

    Menurut Juru bicara KPK, Febri Diansyah, pemeriksaan Setya oleh MKD berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik. Namun sampai saat ini, MKD belum bisa menentukan apakah Ketua Umum Partai Golkar itu melakukan pelanggaran kode etik karena Setya masih dalam proses pemeriksaan.

    Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik oleh KPK pada 10 November 2017. Saat ini Setya Novanto ditahan di Rumah Tahanan Cabang KPK. Setya sempat menghilang ketika akan dijemput paksa KPK pada Rabu, 15 November 2017. 

    Baca juga: MKD Bisa Berinisiatif Memproses Setya Novanto

    Sehari kemudian dia mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Medika Permata Hijau dan Rumah Sakit Ciptomangunkusumo, Ketua Umum Partai Golkar itu pun ditahan KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.