Banjir Pacitan, Korban Meninggal Bertambah Jadi 20 Orang

Warga menyeberangi banjir bandang yang memutus jalur lintas selatan Desa Hadiwarno, Pacitan, Jawa Timur, 28 November 2017. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur telah mencapai 20 orang hingga hari ini. Sebanyak 14 korban meninggal akibat longsor dan enam orang lainnya meninggal karena banjir.

“Dari 20 korban meninggal tersebut 11 korban sudah ditemukan dan sembilan korban masih dalam pencarian,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Jumat, 1 Desember 2017.

Baca: Pengungsi Banjir dan Longsor Pacitan Mulai Sakit

Banjir dan longsor di Pacitan juga menyebabkan empat orang luka-luka. Selain itu, 1.879 orang harus mengungsi ke beberapa titik pengungsian.

Sebanyak 497 orang pengungsi berada di Gedung Karya Darma, 51 orang berada di Masjid Sirnoboyo, 51 orang di gedung Muhammadiyah MDMC, 32 orang berada di Balai Desa Sumberharjo, 16 orang berada di Balai Desa Bangunsar, 32 orang berada di Balai Desa Cangkring, 150 orang berada di Madrasah Ibtidaiyah Al Huda dan 1.050 orang berada di Balai Desa Sidomulya.

Baca: Pacitan Prioritaskan Bantuan Logistik untuk Pengungsi

Sutopo mengatakan banjir dan longsor juga mengakibatkan kerugian materil berupa rusaknya sekitar 1.709 rumah. Sebanyak 1.225 unit rumah rusak di Kecamatan Kebonagung, 9 unit di Kecamatan Ngadirojo, 160 unit di Kecamatan Pacitan, 148 unit di Kecamatan Nawangan dan 167 unit kecamatan Arjosari . Banjir dan longsor juga merusak 17 unit fasilitas pendidikan dan bangunan lain. “Pendataan masih terus dilakukan karena belum semua lokasi dapat dijangkau,” kata dia.

Menurut Sutopo, upaya pencarian dan penyelamatan korban serta penanganan dampak banjir dan longsor juga masih terus dilakukan. Sebanyak 1.174 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat. Tim gabungan terdiri dari BPBD Pacitan, TNI, Polri, Badan SAR Nasional, Palang Merah Indonesia, Satuan Kerja Perangkat Daerah, BPBD Magetan, Bazis Nasional Tanggap Darurat, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Perhutani, SAR FKM Solo, LMI, dan relawan. “Pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban dilanjutkan,” ujarnya.

Tim Reaksi Cepat BNPB juga telah hadir di Pacitan dan menyerahkan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 500 juta untuk operasional penanganan darurat. Selain itu, beberapa instansi lain juga telah meberikan bantuan seperti BPBD Jawa Timur memberi selimut, sarung, paket sandang, peralatan kesehatan, seragam sekolah, lampu emergency, jerigen lipat, dan tujuh perahu karet. Dinas Sosial Jawa Timur memberikan bantuan lauk pauk dan matras. Dinas Kesehatan Jawa Timur memberikan bantuan perahu karet, makanan penambah air susu ibu, makanan untuk anak-anak, polybag, kaporit dan paket obat-obatan, dan lainnya. Dinas PU Jawa Timur memberikan bantuan berupa alat berat.






DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

5 jam lalu

DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

Pemprov DKI meninggikan dermaga di Pelabuhan Muara Angke hingga 1,5 meter


Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

1 hari lalu

Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

BPBD DKI Jakarta menyiagakan layanan darurat 112 sebagai salah satu antisipasi potensi cuaca ekstrem yang terjadi hingga 8 Oktober 2022.


BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

2 hari lalu

BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

Hingga Agustus 2022, BPBD Kabupaten Bogor mencatat 524 bencana di wilayahnya.


Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

4 hari lalu

Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah memperbaiki sejumlah infrastruktur pengendali banjir untuk mitigasi bencana alam.


DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

4 hari lalu

DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

DKI melakukan gerebek lumpur di sejumlah kali di Jakarta. Di Long Storage Agro Wisata Cilangkap akan dilaksanakan hingga akhir tahun.


Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

5 hari lalu

Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

Sekda DKI Marullah Matali mengatakan sumur resapan tak signifikan mengurangi titik banjir di Jakarta. Padahal jadi andalan Anies Baswedan.


Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

6 hari lalu

Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

Pemerintah Kota Jakarta Timur menargetkan membangun sebanyak 2 ribu sumur resapan di 10 kecamatan di daerah tersebut pada 2022.


Muhadjir: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Pakistan, Termasuk Ribuan Pelajar

6 hari lalu

Muhadjir: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Pakistan, Termasuk Ribuan Pelajar

Menko PMK Muhadjir Effendy yang ditugaskan Jokowi ke Pakistan mengatakan, tidak ada WNI yang menjadi korban banjir di negara itu.


Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

9 hari lalu

Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

Pemprov Jawa Barat menurunkan dua alat berat untuk mempercepat proses membersihkan material sisa banjir di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut


Kementan: Asuransi Pertanian Solusi untuk Antisipasi Bencana Banjir

9 hari lalu

Kementan: Asuransi Pertanian Solusi untuk Antisipasi Bencana Banjir

Asuransi membuat petani tidak merugi. Lahan yang diasuransi akan mendapatkan klaim saat terjadi gagal panen.