Selasa, 17 September 2019

Fredrich Yunadi Tak Dampingi Setya Novanto Saat Diperiksa MKD

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MKD DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri) berbincang dengan Wakil Ketua Syarifuddin Suding (kedua kanan) dan dua Anggota Agung Widiantoro (kanan) dan Maman Imanul Haq (kiri) usai memeriksa tahanan KPK Setya Novanto di Gedung KPK, Jakarta, 30 November 2017. ANTARA

    Ketua MKD DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri) berbincang dengan Wakil Ketua Syarifuddin Suding (kedua kanan) dan dua Anggota Agung Widiantoro (kanan) dan Maman Imanul Haq (kiri) usai memeriksa tahanan KPK Setya Novanto di Gedung KPK, Jakarta, 30 November 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, tak bisa mendampingi kliennya saat pimpinan dan anggota Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat (MKD) memeriksa Setya di Komisi Pemberantasan Korupsi. Fredrich mengatakan KPK keberatan jika dia mendampingi Setya dalam pemeriksaan.

    "Saya enggak tahu (pemeriksaannya), soalnya mereka keberatan kalau saya ikut. Dari tadi saya duduk saja terus saya enggak ngerti apa-apa," kata Fredrich di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 30 November 2017.

    Baca juga: Datang ke KPK, MKD Tak Periksa Setya Novanto Soal Kasus E-KTP

    Fredrich heran dikarenakan MKD telah mengizinkannya untuk mendampingi Setya. Namun larangan pihak KPK memaksanya tak bisa mengikuti MKD untuk bertemu kliennya. "Saya tidak diizinkan naik kan oleh pihak KPK. Saya terpaksa duduk-duduk saja," kata dia.

    Fredrich juga menjelaskan dia tidak memperoleh pemberitahuan resmi terkait pemeriksaan itu. Ia mengetahui pemeriksaan tersebut pada saat berkunjung ke rumah tahanan tempat Setya ditahan. "Kemudian saya susul dan MKD udah ngomong sama saya dan Pak SN juga minta didampingi itu saja," ujar dia.

    MKD mendatangi KPK untuk melakukan verifikasi dan pemeriksaan terhadap Setya. "Ada beberapa pertanyaan dalam rangka verifikasi yang kita tanyakan dan juga beberapa hal yang ketua DPR sampaikan kepada kita," kata Ketua MKD, Sufmi Dasco Ahmad di gedung KPK.

    Setelah melakukan verifikasi dan pemeriksaan di KPK, MKD akan mengonfirmasi pernyataan Setya Novanto ke berbagai pihak lainnya. Dasco mengungkapkan proses tersebut akan membutuhkan waktu. Konfirmasi yang diperoleh nantinya akan dibawa kembali ke KPK.

    "Hasil konfirmasi itu akan kita konfirmasikan lagi ke sini sehingga ada pemeriksaan susulan yang akan kita lakukan," ujar Dasco. Hasil temuan dari pemeriksaan Setya Novanto akan dibahas dengan melakukan pertemuan bersama Kesekretariatan Jenderal DPR dan pimpinan DPR lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.