Kontribusi Bondan Winarno pada Partai Gerindra Menurut Fadli Zon

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bondan Winarno juga pernah memperoleh Baden Powell Adventure Award kala menjadi pemimpin regu Indonesia dalam Boy Scouts World Jamboree di Farragut State Park, Idaho, USA. Dia juga terpilih sebagai honor guard untuk Lady Olave Baden Powell. twitter.com

    Bondan Winarno juga pernah memperoleh Baden Powell Adventure Award kala menjadi pemimpin regu Indonesia dalam Boy Scouts World Jamboree di Farragut State Park, Idaho, USA. Dia juga terpilih sebagai honor guard untuk Lady Olave Baden Powell. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon merasa kehilangan atas wafatnya Bondan Winarno. Menurut Fadli, Bondan  pernah turut andil dalam dinamika serta kegiatan Gerindra.

    "Tentunya kami merasa kehilangan atas meninggalnya beliau, beliau pernah bergabung dengan Gerindra dan bercerita mengenai pengalamannya yang pernah mendaftarkan diri sebagai calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Gerindra", ujar Fadli Zon saat dihubungi, Rabu, 29 November 2017.

    Baca: Cerita Bondan Winarno Jadi Caleg Gerindra dan Dana Rp 300 Juta

    Bondan Winarno mengikuti pemilihan calon legislatif pada 2014. Bondan, kata Fadli, langsung daftar sendiri untuk menjadi calon anggota legislatif pada daerah pemilihan Jakarta Pusat dan Luar Negeri. "Kalau tidak salah nomor urutnya 2. Namun beliau didiskualifikasi, hanya sampai tahap wawancara dan yang terpilih adalah Biem Triani Benyamin", kata Fadli.

    Fadli berujar Bondan memiliki kontribusi, salah satunya pada saat pemilihan presiden almarhum mendukung Prabowo. "Beliau mempunyai kontribusi yang besar untuk Partai Gerindra, punya pandangan kedaulatan dan rasa nasionalisme yang tinggi", ujar dia.

    Simak: Pesan Terakhir Bondan Winarno yang Mengejutkan

    Meskipun tidak terpilih sebagai anggota Dewan, menurut Fadli, Bondan masih aktif di beberapa kegiatan dan acara yang merupakan program Partai Gerindra. Bondan Winarno meninggal di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat, pada pukul 09.05, Rabu, 29 November 2017. 

    "Saya belum sempat berkunjung ke rumah duka, karena saya sedang ada tugas di luar kota. Tapi nanti kalau sudah di Jakarta saya akan datang kerumahnya untuk mengucapkan turut berduka kepada keluarganya", kata Fadli.

    MOH KHORY ALFARIZI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.