Pohon Beringin di Kantor Sultan Yogya Rubuh Timpa Bangunan Joglo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tim SAR dan warga melakukan proses evakuasi pohon Beringin tumbang yang menimpa dua bangunan di  Jalan Kebon Agung, Mlati Krajan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 9 Januari 2017. Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan Pohon Beringin dan menimpa dua bangunan serta gerobag pedagang es buah. TEMPO/Pius Erlangga

    Sejumlah tim SAR dan warga melakukan proses evakuasi pohon Beringin tumbang yang menimpa dua bangunan di Jalan Kebon Agung, Mlati Krajan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 9 Januari 2017. Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan Pohon Beringin dan menimpa dua bangunan serta gerobag pedagang es buah. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Pohon beringin besar yang diperkirakan berusia lebih dari seratus tahun yang berada di Komplek Kantor Gubernur DIY Kepatihan mendadak rubuh di sela hujan deras yang mengguyur Yogya, Selasa pagi 28 November 2017.

    Pohon beringin berdiameter tiga meteran dan tinggi 15 meter itu rubuh sekitar pukul 10.00 WIB menimpa dua buah bangunan bermodel joglo yang merupakan bangunan cagar budaya di komplek Kantor Sri Sultan Hamengku Buwono X itu.

    Baca juga: PKL Meliburkan Diri, Jalan Malioboro Tampak Berbeda

    Akibatnya atap bangunan bersama sebagaian pendopo bangunan Balai Tanjung dan Gedung Indische itu ikut hancur. Tak ada korban luka dan jiwa dari peristiwa itu. "Sejak pagi tak angin kencang, hujan juga biasa saja meski agak deras, tapi rubuh," ujar Manajer Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY Danang Samsurizal yang kebetulan tengah berada di sekitar lokasi saat kejadian.

    Danang menduga rubuhnya pohon beringin tua itu karena srjumlah faktor. Antara lain akar penopang sudah tak terlalu kuat, daun terlalu rindang sehingga tak kuat menahan beban air huja terus menerus, dan juga kondisi tanah. Meski rubuh namun petugas belum bisa mengeveakuasi pohon besar itu. "Kami menunggu balai cagar budaya agar tak salah penanganan bangunan ini," ujarnya.

    Tim petugas hanya bisa memangkas ranting ranting pohon tumbang itu namun belum bisa memindahkan bagian batang yang menghancurkan sebagian bangunan cagar budaya. "Kami belum tahu nilai kerugiannya, ini bangunan cagar budaya," ujarnya.

    Baca juga: Perpustakaan Kota Yogya Sediakan Ribuan Buku Digital  

    Saat kejadian itu Raja Keraton yang juga Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X tengah berada di Hotel Hyatt di Kabupaten Sleman menghadiri acara bersama BKKBN. Danang menuturkan, kejadian tumbangnya pohon beringin di kantor Sultan itu merupakan kejadian bencana ke 20 di Yogya pada Selasa pagi ini. "Banyak laporan masuk terkait bencana longsor dan pohon tumbang hari ini saja di sejumlah kabupaten," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.