JK Minta Cina Kirim Sedikit Tenaga Kerja Saja

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi keterangan di depan wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa, 7 November 2017. Tempo/Amirullah Suhada

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa investasi Cina di Indonesia adalah hal bagus. Namun, dia meminta investor Cina untuk tidak membawa terlalu banyak tenaga kerja di Indonesia.

"Saya katakan tadi investasinya bagus, cuma jangan terlalu banyak bawa tenaga kerja," kata pria yang akrab disapa JK itu seusai menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri Cina Liu Yandong di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin, 27.November 2017.

Baca juga: Kata JK, Siapa yang Pas Gantikan Setya Novanto Pimpin Golkar?

Terhadap permintaan tersebut, kata JK, Liu Yandong menyetujuinya. Bahkan, Ia mengklaim Cina akan melatih tenaga kerja Indonesia, baik di dalam negeri maupun di Cina, untuk disesuaikan dengan kebutuhan investor asal Cina.

JK menjelaskan, permintaan tersebut didasari pengalaman-pengalaman sebelumnya soal investasi Cina. Setiap ada investasi Cina di Indonesia, kata ia, pihak Cina akan membawa ribuan tenaga kerjanya ke Indonesia.

"Saya bilang jangan begitu. Harus dilatih dulu, bisa dilatih di Indonesia, bisa dilatih di Cina tenaga-tenaga kita dan dia setuju menggunakan tahap-tahap itu," ujar JK menegaskan.

Dalam pertemuan sekitar satu jam tersebut, selain membahas tenaga kerja, JK dan Liu juga membicarakan beragam hal soal kerja sama Indonesia dan Cina. Di antaranya di bidang pendidikan dan nuklir.

JK mengatakan, untuk kerja sama nuklir, masih sulit diterapkan di Indonesia karena gempa masih kerap terjadi. "Jadi tidak mudah untuk nuklir di Indonesia itu. Harus betul-betul teknologi yang sangat tinggi untuk bebas dari gempa seperti itu," kata JK mengakhiri.

AMIRULLAH SUHADA






Ketika Tas Hermes sampai Arloji Rolex Second Makin Diminati di China

10 jam lalu

Ketika Tas Hermes sampai Arloji Rolex Second Makin Diminati di China

Perlambatan ekonomi di China akibat penguncian selama pandemi Covid-19, mendorong penjualan barang-barang mewah mulai dari tas Hermes sampai jam Rolex


Xi Jinping Tampil Perdana di Hadapan Publik Usai Rumor Kudeta Merebak

1 hari lalu

Xi Jinping Tampil Perdana di Hadapan Publik Usai Rumor Kudeta Merebak

Presiden China Xi Jinping tampil di hadapan publik untuk pertama kali sejak kembali dari Asia tengah. Beredar rumor sebelumnya Xi Jinping dikudeta.


Filipina Tutup 175 Perusahaan Judi dan Usir 40 Ribu Pekerja China

1 hari lalu

Filipina Tutup 175 Perusahaan Judi dan Usir 40 Ribu Pekerja China

Filipina menghentikan operasi 175 perusahaan perjudian lepas pantai dan mendeportasi sekitar 40.000 pekerja China.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

3 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


10 Rekomendasi Drama China Terbaru dan Terbaik 2022

4 hari lalu

10 Rekomendasi Drama China Terbaru dan Terbaik 2022

Berikut rekomendasi film drama china terbaru 2022 dari sejarah, romantis hingga fantasi.


Australia: China Punya Kekuatan Besar Bantu Akhiri Perang Ukraina

5 hari lalu

Australia: China Punya Kekuatan Besar Bantu Akhiri Perang Ukraina

Australia minta China menggunakan pengaruhnya sebagai kekuatan besar untuk membantu mengakhiri perang di Ukraina.


Bertemu Blinken, Menlu China: AS Kirim Sinyal Berbahaya Soal Taiwan

5 hari lalu

Bertemu Blinken, Menlu China: AS Kirim Sinyal Berbahaya Soal Taiwan

Taiwan menjadi fokus pembicaraan 90 menit antara Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di sela-sela Sidang Umum PBB


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

6 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Mantan Menteri Kehakiman China Dihukum Seumur Hidup, Korupsi atau Politis?

7 hari lalu

Mantan Menteri Kehakiman China Dihukum Seumur Hidup, Korupsi atau Politis?

Mantan Menteri Kehakiman China dihukum seumur hidup dalam kasus korupsi, tapi ia disebut masuk kelompok yang tidak setia pada Xi Jinping


Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

9 hari lalu

Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

Sebanyak 54 perguruan tinggi di 21 kota di China akan menerima kembali mahasiswa Indonesia, yang sempat pulang kampung di awal pandemi Covid-19 2020.