Survei Poltracking: Menteri Susi Pudjiastuti Berkinerja Terbaik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi (paling kanan), Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (dua dari kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (dua dari kiri) saat menerima KRI Bima Suci-945 di dermaga Jakarta Internasional Container Terminal, Jakarta, 16 November 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi (paling kanan), Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (dua dari kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (dua dari kiri) saat menerima KRI Bima Suci-945 di dermaga Jakarta Internasional Container Terminal, Jakarta, 16 November 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kinerja Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dianggap paling moncer oleh responden. Berdasarkan survei Poltracking Indonesia, Susi Pudjiastuti mendapat respon positif terkait kinerjanya.

    Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan sebanyak 26,8 persen responden mengatakan kinerja Menteri Susi baik dalam pemerintahan Jokowi-JK. "Untuk pejabat menteri dan setingkat menteri Susi Pudjiastuti menjadi menteri yang paling dianggap berkinerja baik," kata Hanta di Jakarta Pusat pada Ahad, 26 November 2017.

    Baca juga: Menteri Susi Klaim 10 Ribu Kapal Asing Hengkang dari Indonesia

    Pendapat tersebut disampaikan Hanta atas pembacaan terhadap hasil survei yang dihasilkan oleh Poltracking Indonesia dan mengambil tema evaluasi pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla serta meneropong peta elektoral pada 2019. Survei ini merupakan survei terbaru terkait evaluasi kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla setelah sebelumnya lembaga survei seperti Indikator Politik, Saiful Mujani Research and Consulting, Center for Strategic and International Studies juga mengeluarkan survei dengan tema sama.

    Adapun terkait kinerja, urutan yang dianggap paling baik diikuti oleh Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa (6,8 persen), Panglima TNI Gatot Nurmantyo (5 persen), Sri Mulyani Indrawati (4,8 persen) dan Wiranto (2,1 persen). Menteri dan pejabat lain setingkat menteri mendapat nilai antara 0 hingga 1 persen.

    Selain itu, survei ini juga mengungkap menteri mana saja yang paling disukai oleh publik. Hasilnya, menteri dan pejabat setingkat yang paling disukai oleh publik kembali diperoleh Susi Pudjiastuti dengan capaian angka 26,1 persen.

    "Selain dinilai baik kinerjanya ternyata Susi Pudjiastuti juga menjadi menteri terfavorit. Menteri atau pejabat lain yang tidak menjadi favorit kemungkinan karena figurnya belum banyak dikenal oleh publik," kata dia.

    Baca juga: Larang Cantrang, Susi Pudjiastuti Ingin Nelayan Sejahtera

    Adapun, urutan menteri yang paling disuka masih sama seperti dengan penilaian publik terhadap kinerja mereka. Untuk menteri terfavorit, setelah Susi Pudjiastuti,  urutan kedua didapat oleh Khofifah Indar Parawansa (6,2 persen), Gatot Nurmantyo (6,1 persen) dan Sri Mulyani Indrawati (4,6 persen), Wiranto (2,1 persen) dan Kapolri Tito Karnavian (1,1 persen).

    Survei nasional Poltracking Indonesia ini dilaksanakan pada 8-15 November 2017 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini sebesar 2.400 responden dengan margin of error kurang lebih 2 persen. Survei ini menjangkau seluruh provinsi di Indonesia yang diambil secara proporsional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.