JK: Setya Novanto Bukan Jaminan Golkar Ikut Jokowi di 2019

Ketua DPR Setya Novanto bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 23 November 2017. KPK melakukan pemeriksaan terhadap Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan KTP elektronik. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Jusuf Kalla (JK) bicara soal faktor Setya Novanto dan dukungan Golkar pada Pemilu 2019. Meski Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sedang bermasalah karena tersangkut kasus korupsi dan dipenjara, bukanlah faktor penentu suara Golkar akan ke mana pada 2019. Wakil Presiden ini menganggap Setya Novanto tak bisa dijadikan ukuran dan jaminan sikap partai berlambang pohon beringin itu akan solid pro pemerintah hingga 2019.

Jusuf Kalla mengatakan dukungan Golkar kepada pemerintah bergantung pada kader-kadernya, bukan Setya Novanto saja. "Bukan hanya Setya Novanto yang kasih jaminan. Semua yang di Golkar juga," kata JK dalam wawancaranya secara khusus kepada Tempo, Rabu, 22 November 2017.

Baca: 
Golkar Komitmen Dukung Jokowi Meski... 
JK: Citra DPR Ikut Terdampak Kasus Setya Novanto

Sebagaimana diketahui, Setya Novanto telah ditahan dan ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Dalam kasus tersebut, Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR itu diduga mengatur proses pengadaan agar menguntungkan dirinya. Adapun negara ditaksir merugi Rp 2,3 triliun karena ulahnya.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Setya Novanto melakukan berbagai upaya untuk menghindar dari jeratan hukum. Salah satu yang diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah adalah meminta Presiden Joko Widodo mengintervensi perkaranya. Banyak yang menduga Setya menggunakan cara itu karena dukungan Golkar ke pemerintah dijadikan daya tawar.

JK menyampaikan, kalau semua kader Golkar kompak mendukung Presiden Joko Widodo untuk 2019, Golkar akan konsisten mendukung baik dengan Setya Novanto maupun tidak. Lagi pula, kata JK, keputusan untuk pro pemerintah bukanlah keputusan Setya Novanto pribadi, tapi keputusan rapimnas.

"Coba kau tanya Idrus Marham (PLT Ketum Golkar), pasti sama. Malah Idrus bikin buku Keutamaan Jokowi. Biasa saja. Tanya Enggartiasto Lukita, pasti sama juga," ujar JK.

BACA: Mengapa Jusuf Kalla Ingin Ganti Setya Novanto Sebelum Pemilu?

JK menambahkan, Golkar selalu cenderung berada di kubu pemerintah. Kalaupun sempat oposisi, pada ujungnya juga akan kembali ke kubu pemerintah. "Jarang oposisi. Awalnya oposisi, besok-besok gabung pemerintah lagi," ujar JK mengakhiri.

Baca selengkapnya BLAKBLAKAN JUSUF KALLA di majalah Tempo

ISTMAN M.P.






Terkini Bisnis: Jokowi Akan Umumkan Pandemi Berakhir, Inflasi Tertinggi Sejak Desember 2014

27 menit lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Akan Umumkan Pandemi Berakhir, Inflasi Tertinggi Sejak Desember 2014

Berita terkini hingga Senin siang, 3 Oktober 2022, dimulai dari rencana Presiden Jokowi dalam waktu dekat akan mengumumkan pandemi Covid-19 berakhir.


Jokowi: Mungkin Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

1 jam lalu

Jokowi: Mungkin Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sinyal bahwa pemerintah akan segera mengumumkan pandemi Covid-19 berakhir.


Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

1 jam lalu

Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

Jokowi menyatakan ada kemungkinan pemerintah dalam waktu dekat bakal menyatakan pandemi Covid-19 berakhir. Ini sebabnya.


Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

1 jam lalu

Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun.


Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

2 jam lalu

Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

Pendiri dan CEO perusahaan parfum HMNS itu memiliki latar belakang pendidikan yang jauh berbeda dengan bisnisnya saat ini. Seperti apa profilnya?


Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

3 jam lalu

Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

Presiden Jokowi memberi peringatan ke perusahaan besar agar peduli pada usaha kecil di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya yaitu dengan kemitraan


Tak Perlu ke Luar Negeri, Ganjar Ajak Warga Wisata ke Kampung Batik Kauman

3 jam lalu

Tak Perlu ke Luar Negeri, Ganjar Ajak Warga Wisata ke Kampung Batik Kauman

Di Kampung Batik Kauman bisa ditemukan kurang lebih 1.000 desain batik mulai yang dari yang kuno hingga modern.


Pagi Ini, Mahfud MD Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

5 jam lalu

Pagi Ini, Mahfud MD Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

Materi rakor soal tragedi Kanjuruhan yaitu perbaikan dunia persepakbolaan dan meneliti jika ada tindakan hukum, dan dugaan pelanggaran hukum


Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

5 jam lalu

Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

Bahlil Lahadalia menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Jokowi adalah faktor yang sangat mempengaruhi investor menanamkan modal.


Menpora: Investigasi Tragedi Kanjuruhan Bakal Profesional, Terbuka dan Serius

10 jam lalu

Menpora: Investigasi Tragedi Kanjuruhan Bakal Profesional, Terbuka dan Serius

Menpora Zainudin Amali mengatakan pemerintah bakal serius dalam melakukan investigasi Tragedi Kanjuruhan di Liga 1 usai laga Arema FC vs Persebaya.