Disebut Calon Ketum Partai Golkar, Idrus Marham: Itu Tidak Etis

Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham menampik tudingan bahwa pertemuan antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I yang digelar hari ini membicarakan pencalonan dirinya sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Pertemuan ini, kata Idrus, adalah murni menyampaikan hasil rapat pleno yang telah diselenggarakan oleh DPP Partai Golkar pada Rabu, 21 November 2017.

"Sampai hari ini saya tidak pernah bicara ke mereka, apalagi tadi. Tadi tidak bicara tentang siapa calon ketua umum tapi kami bicara tentang apa yang dihasilkan pada rapat pleno kemarin," kata Idrus ditemui di Hotel Sultan di Jakarta Pusat pada Sabtu, 25 November 2017.

Baca: Idrus Marham Yakin Tak Ada Desakan Munaslub Saat Temui DPD Golkar

Pada rapat pleno DPP Partai Golkar yang diselenggarakan pada Rabu, 21 November 2017, memutuskan untuk menunjuk Idrus Marham sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum dibandingkan memutuskan menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub). Selain itu, dalam rapat tersebut juga memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada Setya Novanto tetap memegang kursi ketua umum hingga keluarnya putusan sidang praperadilan terhadap statusnya.

Selain itu, sebelumnya beredar kabar ada beberapa nama yang dianggap tepat menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Salah satunya adalah Idrus Marham. Selain Idrus, ada pula nama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Titiek Soeharto pun mengatakan siap menjadi ketua umum jika mendapat dukungan.

Menurut Idrus, pertemuan DPP dan DPD tingkat I Partai Golkar yang digelar di Ruang Semeru, Hotel Sultan pada Sabtu, 25 November 2017, untuk mengkonsolidasikan dan mengkomunikasikan hasil rapat pleno yang telah digelar sebelumnya pada Rabu, 21 November 2017. Hal ini dilakukan untuk menyatukan suara kader-kader Partai Golkar di seluruh wilayah di Indonesia.

Baca: Ditanya Soal Munaslub Golkar, Idrus Marham: Lihat Besok

Sampai saat ini, kata Idrus, belum ada pembicaraan terkait nama-nama yang pantas menggantikan Setya Novanto sebagai ketua umum. Selain itu, menurut dia, banyak sekali kader-kader partai yang juga mampu menjadi ketua umum.

"Saya ndak boleh begitu, itu tidak etis, biarlah DPD I dan DPD II yang menentukan kalau ada apa-apa tetapi jangan bicara dulu (soal calon ketua umum)," kata dia.

Menurut dia, hingga sekarang partainya masih menunggu keputusan sidang praperadilan. Selain itu, masih ada tahap-tahap yang perlu diikuti sebelum mencari pengganti Setya Novanto. "Mari kita persiapkan mengikuti tahapan yang ada. Jika pada giliranya nanti ada Munaslub, ya kita ikuti bersama," ucapnya.






Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

4 jam lalu

Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan partainya terbuka jika Ridwan Kamil ingin bergabung. Tapi semua tergantung Ridwan Kamil sendiri.


PSI Sambangi Golkar, Mau Merapat ke KIB?

36 hari lalu

PSI Sambangi Golkar, Mau Merapat ke KIB?

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menyambangi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor Partai Golkar, Slipi.


KPK Beri Pembekalan Antikorupsi bagi Kader Golkar

28 Juni 2022

KPK Beri Pembekalan Antikorupsi bagi Kader Golkar

KPK akan menyampaikan materi tentang antikorupsi kepada kader Partai Golkar dalam kegiatan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu


Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet 15 Juni, Prabowo Dikabarkan Menemui Jokowi

14 Juni 2022

Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet 15 Juni, Prabowo Dikabarkan Menemui Jokowi

Di tengah kencangnya isu reshuffle kabinet, Prabowo dikabarkan menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.


Tanggapi Elit PDIP, Projo: Kami Bukan Underbouw Parpol Mana pun

8 Juni 2022

Tanggapi Elit PDIP, Projo: Kami Bukan Underbouw Parpol Mana pun

Projo menanggapi komentar sejumlah politikus PDIP soal manuver mereka merapat ke Koalisi Indonesia Bersatu.


76 Tahun Herjuno Darpito Sri Sultan Hamengkubuwono X

3 April 2022

76 Tahun Herjuno Darpito Sri Sultan Hamengkubuwono X

Sri Sultan Hamengkubuwono X berusia 76 tahun. Gubernur DI Yogyakarta ini bernama lahir Herjuno Darpito. Begini kiprahnya.


Seribu Laskar Satkar Ulama Hadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat

1 April 2022

Seribu Laskar Satkar Ulama Hadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat

Satkar Ulama menjadi pilar partai untuk membina umat serta mendekatkan atau mempererat hubungan ulama dan umara.


Bamsoet Berduka Politisi Muda Golkar Wafat

28 Maret 2022

Bamsoet Berduka Politisi Muda Golkar Wafat

Ichsan Firdaus dari Dapil Jawa Barat V dinilai teguh dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat. Dia meninggal saat menempuh studi S3 di UGM.


Airlangga Bantah Pertemuannya dengan Surya Paloh Bahas Anies Baswedan

17 Maret 2022

Airlangga Bantah Pertemuannya dengan Surya Paloh Bahas Anies Baswedan

Airlangga Hartarto meluruskan kabar soal pertemuannya dengan Surya Paloh pekan lalu membahas duet Airlangga - Anies di Pilpres 2024.


Polemik Masa Jabatan Presiden Jokowi: Bagaimana Dibanding Negara di ASEAN?

1 Maret 2022

Polemik Masa Jabatan Presiden Jokowi: Bagaimana Dibanding Negara di ASEAN?

Soal aturan masa jabatan presiden di negara-negara ASEAN ada yang menetapkan 5 atau 6 tahun dan lainnya.